TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENGUPAHAN PEKERJA PENYORTIRAN BARANG BEKAS (Studi di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran)

NADIA, AROFA (2024) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENGUPAHAN PEKERJA PENYORTIRAN BARANG BEKAS (Studi di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI BAB 1 DAN 5.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK NADIA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Upah mengupah merupakan bentuk tolong menolong antar sesama manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam kerjasama antara pemilik Cahaya Rongsok di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran dengan penyotir barang bekas menggunakan bentuk pembayaran upah secara tunai, namun dalam pemberian upah kepada pekerja ditangguhkan setelah melakukan penimbangan. Mengapa hal ini bisa terjadi, karena pemilik Cahaya Rongsok harus menjual barang bekas yang telah menjadi hancuran (chip) kepada penadah setelah mendapatkan uang pemilik baru akan melakukan pembayaran upah kepada pekerja. Permasalahan ini mengangkat rumusan masalah yaitu (1) Bagaimana praktik pengupahan pekerja penyortiran barang bekas di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran (2) Bagaimana pandangan Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik pengupahan pekerja penyortiran barang bekas di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik upah mengupah dalam penyortiran barang bekas dan pandangan hukum ekonomi Syariah tentang praktek upah-mengupah dalam penyortiran barang bekas di Desa Margomulyo. Adapun metode ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif analisis yaitu menggambarkan kenyataan tentang pengupahan yang dilakukan terhadap pekerja borong penyortir barang bekas. Adapun sumber datanya meliputi data primer yang diperoleh dari Cahaya Rongsok, dan data sekunder yang diperoleh dari bahan-bahan pustaka. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak pemilik usaha dan pekerja. Selain itu dengan metode dokumentasi. Setelah data terkumpul maka dilakukan analisis data, menggunakan metode kualitatif, pengolahan data dilakukan secara editing dan sistematis. Hasil Penelitian dari penelitian ini yaitu praktik upah kerja penyotir Barang Bekas yang terjadi di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Sebab upah yang ditangguhkan bertentangan dengan hadist Rasulullah yang dimana upah harus dibayarkan sebelum keringatnya kering. Upah Kerja di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran tidak mengandung suatu kezaliman karena tidak adanya kerusakan dalam berakad dari pihak pekerja menerima dan meridhoi setelah adanya penangguhan upah yang dilakukan oleh pemilik Cahaya Rongsok Upah akan dikatakan rusak apabila pihak pekerja melakukan pemberhentian kerja setelah pemilik Cahaya Rongsok melakukan penangguhan dalam pembayaran upah. Penangguhan upah dalam Islam dilarang kebaradaannya karena dapat merugikan salah satu pihak apabila tidak disertai dengan alasan yang jelas, selain itu mudharatnya lebih besar dirasakan oleh para pekerja daripada kemaslahatannya. Kata Kunci: Upah-Mengupah, Ijarah, Ujrah, Hukum Ekonomi Syariah, Pekerja.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 30 Jul 2024 06:40
Last Modified: 30 Jul 2024 06:40
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/34269

Actions (login required)

View Item View Item