KEANEKARAGAMAN SEMUT (Subfamili: Myrmicinae) DI UIN RADEN INTAN LAMPUNG DAN KEHIDUPAN SOSIAL SEMUT SERTA KAJIANYA DI DALAM AL-QUR’AN (Sebagai Sumber Bahan Pengembangan Petunjuk Praktikum Pada Kosep Insekta SMA Kelas X Semester Ganjil T.A 2015-2016)

Kurniawan, Aris (2017) KEANEKARAGAMAN SEMUT (Subfamili: Myrmicinae) DI UIN RADEN INTAN LAMPUNG DAN KEHIDUPAN SOSIAL SEMUT SERTA KAJIANYA DI DALAM AL-QUR’AN (Sebagai Sumber Bahan Pengembangan Petunjuk Praktikum Pada Kosep Insekta SMA Kelas X Semester Ganjil T.A 2015-2016). Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (3MB) | Preview

Abstract

Keanekaragaman hayati dapat diartikan sebagai keanekaragaman makhluk hidup di bumi, baik daratan, lautan, maupun tempat lainnyaSalah satu keanekaragaman yang ada di dalamnya adalah keanekargaman jenis semut. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi guru dan peserta didik dalam proses belajar dan mengajar. Khususnya pada materi keanekaragaman makhluk hudup SMA kelas X. Penalitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik purposiv sampling, pengamatan secara langsung atau melihat keadaan yang memungkinkan adanya seabaran semut pada wilayah penelitian. Penelitan ini dilaksanakan di wilayah kampus UIN Raden Intan Lampung. Penangkapan semut menggunakan perangkap fit fall trap (perangkap sumuran) dan menggunakakn teknik jelajah. Hasil penagamatan diidentifikasi di laboratorium, kemudian dihitung dengan menggunakan, besar frekuensi sebaran (f) dan indeks keanekaragaman (Shanon Weiner). Hasil penelitian menunjukan Semut yang ditemukan pada wilayah kampus UIN Raden Intan lampung terdapat 9 jenis yang terdiri dari 4 genus Myrmicinae. Genus Solenopsis sp. memiliki indeks keanekaragaman (H‟) 0,35 dengan frekuensi sebaran 50%. Genus Paracidris sp. 0,34 dengan frekuensi sebaran 30%, Pedalgus sp. 0,32 dengan frekuensi sebaran 35%, dan Oligomyrmex sp. 0,24 dengan frekuensi sebaran 15%. Genus Solenopsis sp. aktif mencari makan tertinggi terbagi menjadi dua waktu yaitu pk. 08.45-09.00 dan15.45-16.00. aktifitas menurun pada pk. 10.00-14.00. selain itu aktifitas solidaritas Solenopsis sp. Menunjukkan bahwa apabila ada semut yang mati dari koloni yang sama, maka kasta pekerja akan membawa semut-semut yang mati menuju ke sarang. Dari semua aktifiatas semut yang begitu istimewa merupakan suatu contoh bagi kita bahwa, manusia tercipta sebagai makhluk yang paling sempurna yang dibekali akal. Allah SWT dalam pencipataannya memberikan suatu pesan tersirat kepada kita bahwa manusia tetap harus berusaha menjadi yang lebih baik melalui penciptaan makhlukNya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pendidikan Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Brama Sari
Date Deposited: 10 Aug 2017 07:10
Last Modified: 10 Aug 2017 07:10
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/997

Actions (login required)

View Item View Item