PERNIKAHAN BEDA AGAMA DALAM AL-QUR’ᾹN

TRI MAEMANAH, MAE (2020) PERNIKAHAN BEDA AGAMA DALAM AL-QUR’ᾹN. Masters thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img] PDF
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img]
Preview
PDF
Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (684kB) | Preview

Abstract

Isu pernikahan beda agama sudah lama menjadi masalah yang krusial untuk dikaji, karena masalah ini terus menjadi polemik para ulama, dan masih sering terjadi teruma di masyarakat yang hidup berdampingan dengan masyarakat yang plural. Praktek pernikahan beda agama perlu dijelaskan dari aspek hukumnya. Disisi lain juga merupakan problem yang menuntut jawaban dari para ulama. Hamka dan Sayyid Quthb sebagai seorang mufasir, yang mana masalah sosial ini juga terjadi di masa mereka, sehingga ikut andil memberikan solusi hukum dalam al-Qur’an terhadap permasalahan ini. Karya ini adalah penelitian literatur pustaka dan bersifat komparatif (muqarran) yang membahas satu tema tentang pernikahan beda agama dalam al-Qur’an (tafsir al-Azhar dan tafsir fī Ẓhilālil Qur’ān).Tujuan tulisan ini untuk mengetahui penafsiran Hamka dan Sayyid Quthb tentang ayatayat pernikahan beda agama dan membandingkannya untuk melihat manakah pandangan yang lebih sesuai untuk kehidupan saat ini. Menurut Hamka laki-laki muslim dihalalkan menikah dengan wanita Ahli Kitab Menurut Sayyid Quthb nikah beda agama itu dilarang hukumnya. Yaitu antara laki-laki muslim dengan wanita ahli kitab, laki-laki muslim dengan wanita musyrikah, dan antara wanita muslimah dengan laki-laki non-muslim

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Najib Ali
Date Deposited: 06 Feb 2020 03:36
Last Modified: 06 Feb 2020 03:36
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/9618

Actions (login required)

View Item View Item