STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT (Studi pada Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur)

Jami'atus Sholeha, sho (2020) STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT (Studi pada Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur). Masters thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (2MB) | Preview

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu faktor yang strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, yaitu melalui kunjungan wisatawan dan penyerapan tenaga kerja dapat meningkatkan pendapatan dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu daerah di provinsi Lampung yang memiliki objek pariwisata yang menarik dan potensial, salah satunya Objek Wisata Pantai Kerang Mas. Namun disisi lain kondisi ekonomi masyarakat disekitar objek wisata (Desa Muara Gading Mas) masih belum stabil, karena mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan yang pendapatnnya tergantung dari hasil laut yang mereka peroleh. Melihat problematika ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur memiliki peranan penting dalam meningkatkan objek wisata Pantai Kerang Mas, agar membuka peluang usaha baru sehingga menjadi solusi bagi ekonomi masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui strategi pengembangan pariwisata (objek wisata Pantai Kerang Mas) yang digunakan oleh Dinas Pariwisata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Dan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dalam analisis data menggunakan deskriptif analisis. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat empat (4) strategi yang digunakan Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur dalam mengambangkan pariwisata agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, yaitu (1) pembangunan fisik/sarana prasarana pariwisata, (2) meningkatkan SDM (melalui pendidikan dan pelatihan), (3) melakukan promosi atau pemasaran pariwisata, dan (4) pengadaan kegiatan/ event-event pariwisata yaitu 101 festival. Sedangkan dampak pengembangan pariwisata terhadap perekonomian masyarakat dapat dikatakan cukup baik. Hal ini dibuktikan bahwa dengan diadakannya festival-festival dapat meningkatkan pengunjung dan menyerap banyak tenaga kerja yang hadir dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dimana jumlah pengunjung festival pada tahun 2017 sebanyak 40.413 pengunjung, kemudian mengalami peningkatan lebih dari 100% pada tahun 2018 menjadi 85.013 pengunjung dan pada tahun 2019 juga mengalami peningkatan sebanyak 5% menjadi 89.530 pengunjung., Begitu juga dengan jumlah tenaga kerja yang hadir pada festival terus mengalami peningkatan, yaitu pada tahun 2017 tenaga kerja yang hadir sebanyak 254 terdiri dari pedagang dan penyedia jasa, namun tahun berikutnya mengalami sedikit penuruan sebanya 5% menjadi 241 pedagang, hal ini mungkin disebabkan karena kegiatan festival hanya dilakukan satu kali, namun pada tahun 2019 ini mengalami peningkatan kembali 18,3% menjadi 295 pedagang yang hadir.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Najib Ali
Date Deposited: 27 Jan 2020 04:09
Last Modified: 27 Jan 2020 04:09
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/9438

Actions (login required)

View Item View Item