Dakwah Pemberdayaan Umat dalam alQur`an (Studi Tematik tafsir Al-Maraghy dan Tafsir Al-Misbah)

Zaeni, Hassan (2020) Dakwah Pemberdayaan Umat dalam alQur`an (Studi Tematik tafsir Al-Maraghy dan Tafsir Al-Misbah). PhD thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (973kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (121kB) | Preview

Abstract

Disertasi ini bertujuan untuk mengetahui tentang: 1) Bagaimana penafsiran Ahmad Mushtafa alMaragi dan M. Quraish Shihab terhadap ayat-ayat dakwah pemberdayaan umat dalam alQur`an, dan 2) Bagaimana konsep dakwah pemberdayaan umat dalam Tafsir al-Maraghi dan Tafsir Al-Misbah. Penelitian ini merupakan jenis pustaka (library resech), dengan menggunakan pendekatan Tafsir Tematik. dengan sumber utama adalah al-Qur`an, dan terfokus pada tujuh ayat yang berkaitan dengan dakwah dan pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan dua Tafsir utama yang Tafsir al-Maraghi dan Tafsir Al-Misbah. Penulis memilih dua tafsir ini karena kedua tafsir ini mempunyai corak penafsiran yang sama yaitu corak tafsir adaby wal ijtima’i, yaitu corak tafsir yang berkaitan dengan sosial kemasyarakat. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa konsep dakwah Pemberdayaan umat menurut penjelasan dalam Tafsir alMaraghi dan Tafsir alMisbah terhadap ayat-ayat dakwah pemberdayaan umat adalah sebagai berikut. Pertama dakwah pemberdayaan umat bertujuan untuk mengajak, menyuruh, mengarahkan, momotivasi membimbing masyarakat sasaran (mad’u) untuk bersama-sama melakukan perubahan ke arah yang lebih baik yang berorientasi pada pemberdayaan dan pemandirian masyarakat, dalam rangka mewujudkan kebahagian bersama di dunia akhirat. Kedua, Konteks pemberdayaan dalam alQur`an mencakup seluruh aspek baik lahiriyah (material) maupun ruhiyah. Pada aspel lahiriyah dilakukan dalam bentuk pembangunan sarana-sarana penunjang kemandirian masyarakat. Pada aspek ruhiyah pemberdayaan dilakukan dalam bentuk pendidikan, pengajian dan lainya Ketiga, Perubahan yang diinginkan di masyarakat, tidak mungkin akan tejadi kecuali dengan dimulai dari diri masing-masing dengan cara menjaga dan memelihara serta mengembangkan potensi diri dan lingkungannya yang telah dianugrahkan oleh Allah swt. Keempat, Pemberdayaan harus dibekali dan didasari dengan prinsip beriman dan beramal sholeh karena dengan kedua prinsip ini akan muncul jiwa optimis dan yakin untuk mampu melakukan berubah, juga akan menimbulkan kesalihan sosial sehingga mau untuk saling membantu dan tolong menolong antara yang berdaya dengan yang belum berdaya. Rekomendasi dari penelitian ini adalah nilai-nilai ajaran tentang pemberdayaa umat menurut alQur`an seharusnya dillaksankan di seluruh kegiatan pemberdayaan, mulai dari penyadaran akan pentingnya pemberdayaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, dengan demikian akan mendatangakan kesejahteraan di dunia dan akhirat.

Item Type: Thesis (PhD)
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Pasca Magister > S3 Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Najib Ali
Date Deposited: 27 Jan 2020 03:22
Last Modified: 27 Jan 2020 03:22
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/9430

Actions (login required)

View Item View Item