PEMIKIRAN ABU AL-A’LA AL MAUDUDI DAN NURCHOLISH MADJID TENTANG HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA

ASMIATIEN, SARI (2019) PEMIKIRAN ABU AL-A’LA AL MAUDUDI DAN NURCHOLISH MADJID TENTANG HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Relasi mengenai agama dan negara menjadi problematika yang banyak diminati oleh masyarakat muslim dan juga para pemikir politik Islam yang kerap menyuarakan pendapatnya akan hal ini. Relasi agama dan negara di Indonesia juga kerap menuai pro kontra dilihat dari sejarahnya saat pendiri negara Indonesia yang sebagian besarnya umat muslim memperdebatkan akan hal ini, terutama dalam arah kemana Indonesia akan dibawa saat masih baru merdeka. Sementara itu corak negara “Islam” dan “nasionalis” menjadi perdebatan panjang diantara pihaknya. Pendapat mengenai corak negara Islam wajib ditegakkan salah satunya disuarakan oleh Al Maududi, namun untuk melihat relevansinya di Indonesia maka perlu ditinjau dari pandangan tokoh Indonesia yakni Nurcholish Madjid yang berpendapat bahwa Indonesia lebih cocok dengan konsep nasionalismereligius. Dari pemikiran di atas maka rumusan masalah disini pertama, bagaimana pemikiran Nurcholish Madjid dan Al Maududi dalam memahami hubungan agama dan negara?, kedua, apakah konsep negara menurut Al Maududi dan Nurcholish Madjid relevan jika diterapkan di Indonesia?. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemikiran Al Maududi dan Nurcholish Madjid mengenai hubungan agama dan negara serta relevansinya di Indonesia sedangkan kegunaan dari penelitian ini adalah menambah bahan literatur pustaka khususnya dalam materi relasai agama dan negara. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan (library research) dimana data yang digunakan adalah data yang berasal dari sumber kepustakaan, dan metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yakni memaparkan data secara keseluruhan. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, data primer berasal dari buku yang ditulis langsung oleh Al Maududi dan Nurcholish Madjid sedangkan data sekunder dari buku, jurnal, artikel, koran dan majalah yang berkaitan dengan judul. Penelitian ini menemukan potret pemikiran Al Maududi dan Nurcholish Madjid, kedua corak pemikiran mereka dalam hal relasi agama dan negara terlihat ada perbedaan yang diametris. Al Maududi menggambarkan relasi agama dan negara dapat diintegrasikan namun tetap mengakomodir demokrasi dimana kedaulatannya berada di tangan Tuhan (Theodemokrasi), sedangkan dalam pemikiran Nurcholish Madjid berpendapat bahwa Islam adalah agama yang mesti dijalankan sebagai Identitas Indonesia bukan diterapkan dalam bentuk negara secara simbolis, melainkan Islam dimasukkan senetral mungkin dalam penerapan hukum Indonesia dimana sumber materiil hukum Islam dimungkinkan dapat dipositivisasikan sebagai hukum nasional. Inilah titik temu ideologi pancasila dikatakan sebagai jalan tengah oleh Nurcholish Madjid dalam melihat Indonesia bukan sebagai negara sekuler atau theokrasi. Sementara relevansi agama dan negara menurut Al Maududi dan Nurcholish Madjid keduanya memiliki keterkaitan di Indonesia, dimana hukum Indonesia tidak bisa lepas dari hukum Islam. Namun, untuk penegakkan negara Islam perlu dipertimbangkan kembali karena Indonesia merupakan negara multikultural sehingga jika Islam dijadikan gama negara akan memecah belah persatuan Indonesia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 18 Nov 2019 04:12
Last Modified: 18 Nov 2019 04:12
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/8695

Actions (login required)

View Item View Item