Hukum Kewarisan Islam dalam Perspektif Muhammad Syahrur : Studi Kritis Terhadap Bagian Ahli Waris

Nawawi, M. Anwar (2017) Hukum Kewarisan Islam dalam Perspektif Muhammad Syahrur : Studi Kritis Terhadap Bagian Ahli Waris. Masters thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (76kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (327kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (446kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (304kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (185kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi adanya ketidakpuasan mengenai praktik pembagian harta warisan yang berlaku di sejumlah daerah. Adanya unsur pembagian yang dianggap tidak mengedepankan nilai keadilan memicu perselisihan dalam keluarga. Sehingga perlu adanya solusi yang dapat meredamkan perselisihan tersebut. Di dalam al- Qur’an sebenarnya telah dijelaskan tentang mekanisme pembagian harta waris, setidaknya terdapat tiga ayat yang menyinggung tentang pembagian warisan. Akan tetapi banyak sekali kasus dalam pembagian harta waris yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada dalam al- Qur’an. Berdasarkan fakta tersebut, ada kebutuhan untuk menggali penafsiran yang berbeda dari yang ditawarkan oleh ahli fiqih. Dalam hal ini pembahasan dalam penelitian difokuskan pada pemikiran Muh}ammad Syah{ru>r. Salah satu pemikir Islam kontemporer yang sangat kontroversial, yang biasa dikenal dengan teori limitnya. Fokus dan pertanyaan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana metode penafsiran Muhammad Syahrur tentang ayat -ayat Waris?2) Bagaimana hukum kewarisan islam dalam perspektif Muhammad Syahrur dan relevansinya?. Penelitian ini bertujuan pertama: mendeskripsikan metode penafsiran ayat -ayat waris Syahrur., kedua: mendeskripsikan implikasi penafsiran Syah{ru>r terhadap ayat-ayat waris dalam al- Qur’an terhadap pempentukan hukum waris islam . Jenis penelitian Tesis ini menggunakan library research . Temuan dari penelitian ini yaitu: Pertama , dalam menafsirkan ayat-ayat waris Syah{ru>r menggunakan metode analisis linguistik semantik dan metaforik saintifik yang diadopsi dari ilmu-ilmu eksakta modern. Metode ini menjelaskan bagaimana Syah{ru>r menguraikan penafsiran ayat -ayat waris yang sesuai dengan perkembangan zaman. Kedua , implikasi dari metode yang digunakan oleh Syah{ru>r men ghasilkan tentang sistem pembagian waris yang berbeda dengan sistem pembagian waris secara konvensional, yakni adanya batasan maksimal dan minimal antara bagian laki-laki dan perempuan. Kemudian perempuan menjadi poros atau dasar hukum dalam pembagian harta waris, sedangkan laki- laki hanya sebagai pengikut saja. Sehingga bagian perempuan bisa lebih banyak dibanding laki -laki dalam suatu kasus tertentu. Pemikiran yang ditawarkan oleh Syah{ru>r tentang waris memang merupakan suatu produk yang bisa dibilang baru atau lebih modern dibanding dengan waris konvensional. Akan tetapi untuk mempraktikkanya dalam kehidupan masyarakat menurut penulis perlu usaha keras, karena berbeda dengan mainstream masyarakat

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Konsentrasi Ilmu Hukum
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Ilmu Syariah dan Hukum Keluarga
Depositing User: Ms. Rohai Inah Indrakasih
Date Deposited: 06 Feb 2017 08:13
Last Modified: 06 Feb 2017 08:13
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/83

Actions (login required)

View Item View Item