PENCEGAHAN KONFLIK SOSIAL KEAGAMAAN DALAM MASYARAKAT PLURAL (Studi Pada FKUB Kabupaten Way Kanan)

Erviana, Leni (2019) PENCEGAHAN KONFLIK SOSIAL KEAGAMAAN DALAM MASYARAKAT PLURAL (Studi Pada FKUB Kabupaten Way Kanan). Masters thesis, Pascasarjana Magister.

[img]
Preview
PDF
Download (22MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keragaman sosial, etnis, budaya yang muncul di Indonesia dan seringkali menimbulkan konflik pada bangsa Indonesia sehingga diperlukan solusi yang tepat untuk meminimalisir potensi konflik yang muncul pada masyarakat. Di wilayah Kabupaten Way Kanan tepatnya di Kecamatan Rebang Tangkas sempat terjadi konflik-konflik keagamaan seperti persengketaan dan dinamika pendirian rumah ibadah, perkawinan beda agama, jika tidak ditangani dengan benar maka akan menimbulkan perpecahan umat, maka dengan itu diperlukan strategi yang tepat untuk memelihara dan mencegah terjadinya konflik. Dalam memelihara kehidupan umat beragama yang rukun dan damai, pemerintah menerbitkan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) Nomor 9 dan 8 Tahun 2006. Keluarnya PBM ini mendasari lahirnya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) ditingkat provinsi dan kabupaten/kota. Dengan demikian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan menemukan strategi pencegahan konflik sosial keagamaan pada masyarakat majemuk atau plural di Kabupaten Way Kanan.Penelittian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model penelitian induksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriftif analisis. Hasil temuan dalam penelitian ini bahwa FKUB Kabupaten Way Kanan dalam mencegah konflik sosial keagamaan telah melakukan langkah-langkah strategi yaitu dengan menggunakan strategi peringatan dini dan respon sistem yaitu dengan melakukan kegiatan : 1) Melaksanakan gelar rakor kerukunan umat beragama, 2) Deklarasi forum pemuda lintas agama, 3) Melakukan sosialisasi dan dialog kerukunan umat beragama 4) Sosialisasi pemilu damai, anti kampanye serta deklarasi menolak hoax, dan kemudian menggunakan strategi tindakan membangun kepercayaan dengan melakukan kegiatan sebagai berikut: 1) Silaturahmi dan kerja sama dengan kamtibnas polres Way Kanan, 2) Kerjasama dengan penyuluh Agama Kabupaten Way Kanan, 3) Silaturahmi atau terjun langsung ke masyarakat dalam tiga bulan sekali, strategi tersebut yang dinilai sangat efektif dalam mencegah terjadinya konflik sosial keagamaan di wilayah Kabupaten Way Kanan untuk mewujudkan masyarakat plural bebas konflik.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: M. Najib Ali
Date Deposited: 31 Jul 2019 04:00
Last Modified: 31 Jul 2019 04:00
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/7245

Actions (login required)

View Item View Item