PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN SELF REGULATION PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 8 BANDAR LAMPUNG PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN

Intan, Ici Sri (2017) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN SELF REGULATION PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 8 BANDAR LAMPUNG PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (2MB) | Preview

Abstract

Keterampilan berfikir kreatif adalah keterampilan individu dalam menggunakan proses berpikirnya untuk menghasilkan suatu ide yang baru, konstruktif, dan baik, berdasarkan konsep-konsep yang rasional, persepsi, dan instuisi individu. Self Regulation usaha aktif dan mandiri peserta didik dalam penyesuaian diri dan pemeliharaan stabilitas mental, kemampuan untuk mengatur diri, mengarahkan diri, mengontrol kognisi, motivasi, dan perilaku yang diorientasikan atau diarahkan pada tujuan belajar. Pembelajaran sains yang masih sekedar mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik dan masih berpusat pada guru, mengakibatkan tidak berkembangnya gagasan-gagasan dan tidak diperolehnya pengalaman untuk memahami konsep secara utuh, sehingga perlu adanya perbaikan terhadap proses pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran yang efektif, salah satunya dengan model pembelajaran Creative Problem Solving. Creative Problem Solving merupakan model pembelajaran yang melakukan pemusatan pada pembelajaran dan keterampilan pemecahan masalah, yang diikuti dengan penguatan keterampilan, ketika dihadapkan dengan suatu pertanyaan, peserta didik dapat melakukan keterampilan memecahkan masalah untuk memilih dan mengembangkan tanggapannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model Creative Problem Solving berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif dan self regulation peserta didik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasy experiment dengan desain posttest only control design. Populasi pada penelitian berjumlah 68 peserta didik kelas X SMA Negeri 8 Bandar Lampung. Dengan sampel kelas X.5 sebagai kelas eksperimen dan X.9 sebagai kelas kontrol. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik acak kelas. Untuk mengukur keterampilan proses sains peserta didik dilakukan tes dengan soal essay berjumlah 10, dan menggunakan angket. Hasil analisis menyatakan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kreatif peserta didik antara menggunakan model Creative Problem Solving dengan model konvensional. Hal ini dibuktikan dari hasil nilai thitung > ttabel yaitu 4,119 > 1,997 dengan taraf signifikasi 5%, artinya H0 ditolak H1 diterima, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran biologi dengan model Creative Problem Solving berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif. Sedangkangkan untuk pengujian hipotesis Self Regulation tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara self regulated awal peserta didik yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving dengan peserta didik yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti pada pengujian hipotesis yang menggunakan uji-t, diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu 4,312> 1,997 dengan taraf signifikasi 5%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pendidikan Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Brama Sari
Date Deposited: 08 Jun 2017 01:54
Last Modified: 08 Jun 2017 01:54
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/699

Actions (login required)

View Item View Item