ANALISIS MISKONSEPSI PESERTA DIDIK SMA MENGGUNAKAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI) PADA MATERI DUNIA HEWAN DI SMA NEGERI 12 BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2016/2017

Listiani, Hanida (2017) ANALISIS MISKONSEPSI PESERTA DIDIK SMA MENGGUNAKAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI) PADA MATERI DUNIA HEWAN DI SMA NEGERI 12 BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2016/2017. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (2MB) | Preview

Abstract

Miskonsepsi adalah kesalahan dalam memahami suatu konsep yang ditunjukan dengan kesalahan menjelaskan dalam bahasanya sendiri. Miskonsepsi dalam pelajaran Biologi dapat menjadi masalah serius jika tidak segera diperbaiki, sebab kesalahan satu konsep dasar saja dapat menuntun seorang peserta didik pada kesalahan yang terus menerus. Karena sebuah konsep dasar dalam pelajaran Biologi akan terus diaplikasikan ke materi selanjutnya. Adanya miskonsepsi dalam pikiran peserta didik akan menghambat proses penerimaan dan asimilasi pengetahuan pengetahuan baru peserta didik mengenai konsep-konsep Biologi Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik kelas X SMA Negeri 12 Bandar Lampung pada materi dunia hewan. Metode penelitian yang digunakan metode campuran (Mixed Methods). Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sehingga didapatkan 70 sampel peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes objektif pilihan ganda disertai dengan metode Certainty of Response Index (CRI), observasi pembelajaran serta wawancara guru dan peserta didik. Data hasil tes objektif pilihan ganda yang dilengkapi dengan CRI dianalisis menggunakan metode kuantitatif, sedangkan data hasil observasi dan wawancara dianalisis menggunakan metode kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa miskonsepsi muncul pada dua sub materi dunia hewan, yaitu pada submateri Invertebrata dengan persentase sebesar 40 % untuk soal klasifikasi porifera dan 39 % untuk soal daur hidup cacing Fasciola hepatica, pada submateri vertebrata dengan persentase sebesar 43 % untuk soal kelas mammalia dan 50% untuk soal perbedaan kelas pisces. Penyebab miskonsepsi pada peserta didik dikarenakan peserta didik itu sendiri, bahan ajar dan metode mengajar guru. Berdasarkan analisis data tersebut menunjukkan bahwa CRI efektif digunakan untuk mengetahui miskonsepsi sedangkan wawancara pendalaman serta observasi kegiatan pembelajaran digunakan dalam mengetahui alasan peserta didik yang menyebabkan peserta didik mengalami miskonsepsi. Kata kunci : Miskonsepsi, Certainty of Response Index (CRI), Biologi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pendidikan Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Brama Sari
Date Deposited: 02 Jun 2017 07:13
Last Modified: 02 Jun 2017 07:13
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/665

Actions (login required)

View Item View Item