IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PROFETIK DALAM KEPEMIMPINAN MODERN PADA MANAJEMEN KINERJA DI PERGURUAN TINGGI ISLAM SWASTA KOTA METRO

INDAH KUSUMA DEWI, DEW (2019) IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PROFETIK DALAM KEPEMIMPINAN MODERN PADA MANAJEMEN KINERJA DI PERGURUAN TINGGI ISLAM SWASTA KOTA METRO. PhD thesis, Pascasarjana Doctor.

[img]
Preview
PDF
Download (6MB) | Preview

Abstract

Kepemimpinan dalam Islam memiliki posisi sangat setrategis dalam terwujudnya penerapan prinsip-prinsip Islam dalam sistem kehidupan. Allah SWT Memberikan teladan bagi umat atas kepemimpinan Rasulullah SAW, karena ia adalah pemimpin yang holistic (menyeluruh), accepted (diterima), dan proven (terbukti). Namun pemimpin muslim masa kini lebih suka merujuk kepada model kepemimpinan yang digagas dan di praktekkan di negara Barat. Hal tersebut melandasi penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui Implementasi Nilai-Nilai Kepemimpinan profetik dalam Manajemen kinerja pada Perguruan Tinggi Islam Swasta Kota Metro. Dimana yang menjadi nilai-nilai kepemimpinan profetik disini adalah nilai kepemimpinan dalam diri Rasulullah yang dikembangkan pada masa moderen the 4 roles of leadership yakni: perintis (pathfinding), penyelaras (aligning), pemberdayaan (empowering), panutan (modelling). Penelitian ini merupakan jenis penelitian field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah Perguruan Tinggi Islam Kota Metro diantaranya: Universitas Muhammadiyah Metro, IAI Ma’arif Nahdlatul Ulama, IAI Agus Salim. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa UMM dan IAIMNU lebih banyak mengimplementasikan nilai-nilai profetik dalam kepemimpinan modern, yaitu dengan mengintegrasikan karakteristik shiddiq-amanah-fathanah-tabligh kedalam pelaksanaan manajemen kinerja melalui fungsi pathfinding-aligningempowering- modelling yang dilaksanakan oleh pimpinan perguruan tinggi dalam manajemen kinerja di perguruan tinggi tersebut. Sedangkan IAIAS tidak maksimal dalam mengimplementasikan nilai-nilai profetik dalam kepemimpinan modern pada manajemen kinerjanya di karenakan terdapat permasalahan dan kendala yang kompleks sehingga masih terfokus dalam penyelesaiannya. Peneliti memberikan rekomendasi dengan mengkontruksi model integrasi interkoneksi fakta di lapangan pada dekade ini terjadi jurang wawasan keislaman yang tidak terjembatani antara kepemimpinan keislaman dengan kepemimpinan barat. Model paradigma yang diinginkan dalam hal ini adalah tidak sekedar iii “mempertemukan” kepemimpinan islam dan kepemimpinan modern, tetapi bagaimana menerapkan dan menjadikan kepemimpinan islam sebagai bagian yang tidak terpisahkan. Peneliti ingin merekomendasikan kepada para pemimpin dan pada generasi muda untuk menjadi pemimpin yang sidiq, amanah, fathanah dan tabligh yang saling integran dan interkoneksi dengan fungsi kepemimpinan modern sebagai pathfinding, aligning, empowering dan modeling. Sehingga terbentuk kepemimpinan modern yang bersinergi dengan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang berlandaskan Al-Qur’an dan hadits. Model ini memberikan implikasi pada manajemen kinerja, diantaranya: Terpenuhinya kebutuhan jasmani dan rohani stake holder, tercapainya tujuan kinerja yang hakiki, penyusunan tata nilai dan aturan sesuai syariat Islam, berorientasi pada hasil dan proses, ukhuwah dalam bekerja, pencapaian prestasi dengan cara sehat dan benar, pemenuhan SDM berkualitas dan berakhlak karimah, komitmen dan konsekuen terhadap Pemimpin dan Allah, self leadership, introspeksi dan revolusi diri menjadi living model, transparan dan akuntable. Kata kunci: Kepemimpinan, Manajemen Kinerja, Profetik

Item Type: Thesis (PhD)
Subjects: Manajemen Pendidikan Islam
Divisions: Pasca Magister > S3 Program Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: M. Najib Ali
Date Deposited: 21 May 2019 01:56
Last Modified: 21 May 2019 01:56
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/6532

Actions (login required)

View Item View Item