Tradisi Nyorong Masyarakat Betawi dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam (Studi Masyarakat Betawi di Kota Bekasi Jawa Barat)

Abdul, Qodir Zaelani Tradisi Nyorong Masyarakat Betawi dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam (Studi Masyarakat Betawi di Kota Bekasi Jawa Barat). Al-Ulum. (Submitted)

[img] HTML
Download (11kB)

Abstract

Abstrak Bekasi termasuk salah satu daerah berada di wilayah Jawa Barat. Meski berada di wilayah Jawa Barat, namun masyarakatnya masih ada yang beretinik Betawi. Masyarakat ini memiliki budaya tersendiri, termasuk budaya nyorong saat menyambut bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Tradisi tersebut tentu memili nilai tersendiri, termasuk di dalamnya memiliki nilai-nilai dalam hukum keluarga. Berdasarkan wawancara dengan berbagai narasumber di Bekasi, mendapatkan beberapa nilai yang terdapat di dalamnya bahwa tradisi nyorong di dalamnya secara subtantif dalam upaya merawat kerukunan keluarga, sebagai sarana pendidikan social, jasmani, rohani dan akal. Tradisi nyorong juga menjadi wasilah silaturrahmi antara keluarga serta dalam upaya islah (rekonsialiasi) ketika terjadi ketersinggungan atau konflik yang melanda dalam keluarga. Kesemuanya itu, pada dasarnya mengacu pada upaya merajut keluarga sakinah, mawaddah warahmah. Kata Kunci: nyorong, masyarakat Betawi, Bekasi, hukum keluarga, Islam.

Item Type: Article
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: UNSPECIFIED
Depositing User: Users 1187 not found.
Date Deposited: 24 Apr 2019 03:11
Last Modified: 24 Apr 2019 03:11
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/6388

Actions (login required)

View Item View Item