PERNIKAHAN BEDA AGAMA DI INDONESIA DITINJAU DARI HUKUM ISLAM DAN HAM

Sari, Rahma Nurlinda (2018) PERNIKAHAN BEDA AGAMA DI INDONESIA DITINJAU DARI HUKUM ISLAM DAN HAM. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI.pdf]
Preview
PDF
Download (1MB) | Preview

Abstract

Manusia pada dasarnya membutuhkan pendamping dalam hidupnya, baik untuk menyempurnakan agamanya, berbagi cinta, kasih, melanjutkan keturunan dan agar tidak jatuh pada kemaksiatan, maka harus diikat dengan perkawinan yang sah. Dalam Al-qur‟an disebutkan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan, termasuk kedalamnya manusia. Ada perbedaan yang urgen, seperti dalam pernikahan beda agama. Bagi manusia sekarang ini, dunia tidak lagi hanya “selebar daun kelor”, tetapi sudah meluas menjadi seluas bola dunia itu sendiri. Dalam kondisi pergaulan seperti itu, maka terjadinya perkawinan antar suku, antar ras, antar golongan dan antar agama, bukanlah sesuatu yang mustahil untuk terjadi perkawinan yang dilakukan antara seorang laki-laki dan seorang perempuan yang masing-masing berbeda agamanya di Indonesia sudah sering terjadi, hal itu akan tidak sampai pada tujuan perkawinan. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu mengenai bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pernikahan beda agama di Indonesia, bagaimana tinjauan Hak Asasi Manusia terhadap pernikahan beda agama, serta apa persamaan dan perbedaan antara hukum Islam dan Hak Asasi Manusia terhadap pernikahan beda agama. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui secara mendalam tentang pernikahan beda agama menurut hukum Islam dan ingin mengetahui bagaimana Hak Asasi Manusia memandang larangan pernikahan beda agama dan untuk mengetahui persamaan dan perbedaan antara hukum Islam dan Hak Asasi Manusia terhadap pernikahan beda agama. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research )yang bersifat penelitian hukum yuridis normatif. Yang bertujuan untuk menganalisis berdasarkan hukum Islam dan HAM terhadap pernikahan beda agama sehingga skripsi ini bersifat deskriptif analitis menhimpun dan mendeskripsikan data-data yang berupa undang-undang, buku, dan literatur yang sesuai dengan objek yang dibahas yaitu pernikahan beda agama di Indonesia dalam pandangan hukum Islam dan Hak Asasi Manusia. Hasil penelitian ini bahwa nikah beda agama dalam pandangan hukum Islam tidak diperbolehkan/dilarang karena menyangkut perbedaan keimanan, kepercayaan, dan keyakinan. Sedangkan HAM juga melarang adanya perkawinan beda agama, karena semua hak dan kebebasan yang terumus dalam deklarasi tunduk pada syariat atau hukum Islam, satu-satunya ukuran mengenai Hak Asasi Manusia, adalah syariat Islam. Persamaan dari pandangan keduanya yaitu sama-sama menghargai nikah beda agama karena nikah termasuk sarana untuk menyalurkan naluri seksual suami istri dalam sebuah rumah tangga sekaligus sarana untuk menghasilkan keturunan yang dapat menjamin kelangsungan eksistensi manusia diatas bumi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Depositing User: ADMINLIB PERPUSTAKAAN
Date Deposited: 03 Dec 2018 07:09
Last Modified: 03 Dec 2018 07:09
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/5126

Actions (login required)

View Item View Item