PAN ISLAMISME JAMALUDDIN AL-AFGHANI DALAM PERSPEKTIF POLITIK ISLAM

ALAM, DELA MELISA NUR (2018) PAN ISLAMISME JAMALUDDIN AL-AFGHANI DALAM PERSPEKTIF POLITIK ISLAM. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (859kB) | Preview

Abstract

Fokus penelitian ini adalah ingin mengungkapan Konsep Pan Islamisme Jamaluddin Al-Afghani dalam Persfektif Politik Islam dan bagaimana Relevansinya di Indonesia. Bagaimana posisi Jamaluddin Al-Afgani dalam kaitannya memurnikan agama Islam pada abad kesembilan belas, sebagai akibat adanya berbagai tekanan barat. Menariknya, ternyata konsep Pan Islamisme dalam Persfektif Politik Islam dan Relevansinya di Indonesia, banyak yang terpengaruh dan menjadikannya sumber inspirasi. Pengaruh tersebut terlihat dalam tokoh dan gerakan-gerakan Islam modern masa kini. seperti Hasan al-Banna dengan Ikhwan Muslimin, dan termasuk Muh Natsir dengan masyumi. dan gerakan ini juga ditransformasikan oleh tokoh-tokoh Islam yang berperan dalam penyebaran Pan Islamisme di Indonesia yaitu: gerakan tersebut membangkitkan suatu pergerakan nasional di indonesia, terutama di Muhamaddiyah, Ikatan pelajar Nahdatul Ulama (IPNU), Nahdatul Ulama ( NU), Majelis Ulama Islam (MUI), Lembaga Dakwah Islam di Indonesia (LDII). Relevansi dari Pan Islamisme itu sendiri mendorong kesadaran dan bernegara dengan mengeutamakan kebebasan dan kemerdekaan, dan berpedoman pada idiologi negara yaitu pada pancasila dan Undang- Undang dasar negara. Dalam penelitian ini, menggunakan metode kualitatif yang berorientasi pada kajian pustaka. Sumber data berupa tulisan-tulisan yang berkaitan dengan Pan Islamisme dan Pemikiran Jamaluddin Al-Afghani. Data atau fakta yang terkumpul diolah dan ditafsirkan, agar dapat ditafsirkan secara edukatif dan obyektif. Metode ini penulis gunakan untuk menggambarkan dan menguraikan secara menyeluruh pemikiran Jamaluddin Al-Afghani, sehingga akan didapatkan informasi komprehensif dan utuh. Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa gerakan pembaharuan Pan Islamisme dalam Persfektif Politik Islam tersebut ternyata berrelevansi di Indonesia melihat dari aspek-aspek yang ada bahwa Pan Islamisme berkontribusi di Indonesia yaitu dapat di lihat di Indonesia, Indonesia yang berpegang teguh terhadap pancasila dan Undang-Undang dasar yang sama-sama menjujung tinggi ketuhanan yang maha esa, yang berlandaskan Islam, mensejahterakan bangsa dan negara untuk selalu bangkit dan bersemangat dalam melawan ketertinggalan dan terjajah dari negara barat , menjadikan pancasila sebagai pedoman bagi negara untuk maju dan selalu menjadikan pemimpin yang beriman dan berpegang teguh dengan agamanaya yaitu Islam. lahir partai- partai politik seperti PBB, PUI, Masyumi Baru dan Partai Islam Masyumi (serta PAN yang tidak berdasarkan asas Islam tetapi nasionalis-religius). Sementara dari rahim Sarekat Islam, telah lahir partai politik seperti PSII dan PSII 1905. Hal ini karena di samping jumlah partai politik Islam yang banyak juga karena faktor elite- elite politik Islam yang mendirikan partai politik yang berorientasi nasionalis-religius dan pluralis, seperti PKB dan PAN. Kedua partai tersebut mempunyai basis yang kuat dan besar, yaitu NU dan Muhammadiyah. Kata Kunci: Pan Islamisme, Politik Islam, Relevansi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pemikiran Politik Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Pemikiran Politik Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 29 Oct 2018 02:13
Last Modified: 29 Oct 2018 02:13
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/4733

Actions (login required)

View Item View Item