ANALISIS KESESUAIAN AKAD PENGALIHAN HUTANG (TAKE OVER) MENURUT FATWA DSN-MUI (Studi Pada Bank BRISyariah KCP Pringsewu)

Zulita, Harfi Dwi (2018) ANALISIS KESESUAIAN AKAD PENGALIHAN HUTANG (TAKE OVER) MENURUT FATWA DSN-MUI (Studi Pada Bank BRISyariah KCP Pringsewu). Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (1MB) | Preview

Abstract

Pada pelaksanaan pembiayaan, bank syariah harus memenuhi aspek syariah dan aspek ekonomi. Aspek syariah berarti dalam setiap realisasi pembiayaan kepada para nasabah, bank syariah harus tetap berpedoman pada syariat Islam. Sedangkan aspek ekonomi yaitu disamping mempertimbangkan hal-hal syariah, bank syariah tetap mempertimbangkan keuntungan bagi hasil untuk bank syariah maupun bagi nasabah. Pada konsep pembiayaan diperbankan, bank dapat memberikan pembiayaan kepada nasabah berupa pembiayaan konsumtif, modal kerja, maupun kerjasama pembiayaan yang diimplementasikan dalam kerjasama modal kerja. Ada juga pembiayaan yang diberikan bank syariah kepada nasabah dimana nasabah tersebut sebelumnya masih memiliki tanggungan dibank lain, terutama yang berasal dari bank konvensional dan pembiayaan tersebut yang dimaksud dengan pembiayaan take over, istilah take over dalam ekonomi mempunyai arti pengambilalihan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan akad take over di bank BRIS KCP Pringsewu dan apakah pelaksanaan akad take over yang dijalankan bank BRIS KCP Pringsewu tersebut sesuai dengan ketentuan fatwa DSNMUI. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan transaksi take over dengan akad qardh di bank BRIS KCP Pringsewu, dan mengetahui transaksi take over yang dijalankan sesuai atau tidak dengan fatwa DSN-MUI. Jenis penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan), dengan menggunakan metode pengumpulan data baik berupa wawancara, observasi, angket, dan literatur-literatur yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti, baik sebagai sumber primer maupun sekunder sedangkan metode yang digunakan untuk analisa data yaitu metode deskripsi kualitatif. Hasil dari penelitian di bank BRISyariah KCP Pringsewu yaitu bahwa proses akad pembiayaan take over menggunakan alternatif I yang terdapat pada fatwa Dewan Syariah Nasional No. 31/DSN-MUI/VI/2002, yang dilaksanakan dengan pemberian dana qardh kepada nasabah yang digunakan untuk melunasi sisa hutang di bank konvensional pemberi fasilitas pinjaman sebelumnya. Setelah nasabah melunasi sisa hutangnya di bank konvensional pemberi fasilitas pinjaman sebelumnya maka asset berpindah kepemilikan pada nasabah sepenuhnya kemudian nasabah menjual sebagian/seluruh asset tersebut kepada bank BRISyariah untuk melunasi qardh. Dan setelah asset berpindah kepemilikan pada bank BRISyariah kemudian bank BRISyariah menjual asset tersebut kepada nasabah dengan menggunakan akad murabahah, dengan begitu terjadilah transaksi take over. Pelaksanaan take over yang dijalankan oleh BRIS KCP Pringsewu dengan menggunakan akad qardh pada skema murabahah telah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional No. 31/DSNMUI/ VI/2002 yaitu mengenai pengalihan hutang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: ADMINLIB PERPUSTAKAAN
Date Deposited: 17 Sep 2018 04:38
Last Modified: 17 Sep 2018 04:38
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/4439

Actions (login required)

View Item View Item