MORALITAS INTELEKTUAL DALAM ISLAM: KONSEP ULU AL-ALBAB DALAM PENAFSIRAN

Rifai, David (2018) MORALITAS INTELEKTUAL DALAM ISLAM: KONSEP ULU AL-ALBAB DALAM PENAFSIRAN. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img] PDF
Download (25kB)
[img] PDF
Download (78kB)
[img] PDF
Download (59kB)
[img] PDF
Download (111kB)
[img] PDF
Download (74kB)
[img] PDF
Download (22kB)
[img] PDF
Download (20kB)
[img] PDF
Download (39kB)
[img] PDF
Download (67kB)

Abstract

Al-Qur’an adalah kitab suci yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw, yang menjadi sumber primer umat Islam. Tulisan ini berfokus pada argumentasi al-Qur’an dalam mengungkap konsep moral seorang intelektual. Teks al-Qur’an sebagai landasan konsep tersebut difokuskan pada kalimat ulu al-albab seperti pada QS. Ali Imran : 190-191 “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih begantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah dalam keadaan berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan semua ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”. Seorang intelektual muslim harus menjadi teladan ditengah kegaduhan bangsa. Rekonstruksi moral dibenahi dengan diawali oleh para intelektual bangsa. Maka diperlukan konsep standar moral yang mesti melekat pada setiap intelektual. Penyimpangan-penyimpangan perilaku amoral saat ini diantaranya maraknya tawuran antar pelajar, perampokan, pembunuhan, pembunuhan disertai mutilasi, korupsi, dan isu-isu moralitas yang terjadi dikalangan remaja, seperti penggunaan narkotika, pemerkosaan, pornografi sudah sangat merugikan dan akan berujung pada keterpurukan suatu bangsa. Al-Qur’an sendiri menyebutkan tentang ulu al-albab melalui Surat Al-Baqarah ayat 179, 197 dan 269; Ali Imran ayat 7 dan 190; Al-Maidah ayat 100; Yusuf ayat 111; Ar-Ra’d ayat 19; Ibrahim ayat 52; Shad ayat 29 dan 43; Az-Zumar ayat 9, 18, dan 21; Al-Mukmin ayat 54; dan Thalaq ayat 10. Ayat-ayat tersebut menjadi dalil dalam penyimpulan konsep standar moral intelektual yang ulu albab. Penelitian ini tergolong penelitian pustaka (library research), dengan menggunakan data primer kitab Al-Qur’an dan beberapa kitab Tafsir. Penelitian ini menggunakann metode al-Maudhu‘i atau tematik. Data yang terkumpul berdasarkan kamus al-Qur’an yaitu al-Mu’jam al-Mufahras li al-Fazh al-Qur’an al-Karim kemudian dianalisis dengan variable utama yaitu ayat-ayat al-Qur’an berkaitan ulu al-albab. Adapun langkah pokok analisis data dalam penelitian ini diawali dengan inventarisasi teks berupa ayat, menelaah teks, melihat pemaknaan ayat oleh mufasir selanjutnya diinterpretasikan secara objektif dan dituangkan secara deskriptif dan ditarik beberapa kesimpulan secara deduktif dengan mengacu kepada masalah yang telah dirumus. Berdasarkan hasil penelitian ini, hakikatnya seorang ulu al-albab adalah mereka yang memiliki kemurnian akal dan kedalaman ilmu lagi sempurna, bersih hatinya, al-Qur’an tertancap dalam dadanya dan tidak pernah takut kepada siapapun kecuali Allah swt. Sementara standar moral intelektual yaitu mencakup aspek dzikir, fikir, dan amal shaleh

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: ADMINLIB PERPUSTAKAAN
Date Deposited: 16 Aug 2018 07:10
Last Modified: 16 Aug 2018 07:10
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/4283

Actions (login required)

View Item View Item