BULLYING DALAM AL-QUR’AN (STUDI TAFSIR KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA)

Sari, Intan Kurnia (2018) BULLYING DALAM AL-QUR’AN (STUDI TAFSIR KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA). Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (5MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul Bullying Dalam Al-Qur‟an (Studi Tafsir Kementerian Agama Republik Indonesia). Sebuah skripsi untuk mengkaji dan meneliti bagaimana Kementerian Agama Republik Indonesia menafsirkan ayat-ayat bullying dalam kitab tafsir “Al-Qur‟an dan Tafsirnya”. Dengan mayoritas penduduknya yang memeluk agama islam, faktanya Indonesia merupakan Negara yang menempati posisi teratas kasus kekerasan dan bullying dibanding Negara-negara lain di Asia. Suatu kenyataan yang berbanding terbalik mengingat al-Qur‟an telah dengan jelas dan tegas mengatur segala hal termasuk ihwal bullying. Skripsi ini memfokuskan kajiannya mengenai eksistensi bullying dalam Tafsir Kementerian Agama Republik Indonesia serta mencoba untuk menguak nilai-nilai luhur yang hendak diajarkan al-Qur‟an melalui adanya larangan bullying ini Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan data primer tafsir Kementerian Agama Republik Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan maudhu‟i atau tematik. Adapun langkah pokok analisis data dalam penelitian ini diawali dengan inventarisasi teks berupa ayat, mengkaji teks, melihat historis ayat dan melihat hadits. Selanjutnya diinterpretasikan secara objektif dan dituangkan secara deskriptif kemudian ditarik beberapa kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian ini berdasarkan ayat-ayat yang dikaji, menyatakan bahwa larangan bullying telah dijelaskan oleh al-Qur‟an lengkap dengan ancaman bagi pelakunya serta cara-cara untuk mengatasinya. Dalam tafsir Kementerian Agama Republik Indonesia pun dipaparkan bahwa bullying dengan segala bentuknya, baik itu verbal (Q.S. At-Taubah ayat 79, Q.S. Al-An‟am ayat 10-11, Q.S. Hud ayat 38-39), non verbal (Q.S. Asy-Syura ayat 39-43, Q.S. Al-Maidah ayat 32, Q.S. Adh-Dhuha ayat 9), maupun psikis (Q.S. „Abasa ayat 1-10,Q.S. Al-Hujurat ayat 13), adalah hal yang dilarang dan tidak dapat dibenarkan samasekali. Selain karena dasar larangan yang sudah sangat jelas, al-Qur‟an juga hendak mengajarkan kepada manusia mengenai nilai-nilai luhur dalam kehidupan. Nilai-nilai yang dimaksud yaitu, persamaan derajat sesama manusia, menjunjung tinggi penegakan Hak Asasi Manusia, serta memaafkan kesalahan orang lain dan mengubur dendam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: ADMINLIB PERPUSTAKAAN
Date Deposited: 08 Aug 2018 06:58
Last Modified: 08 Aug 2018 06:58
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/4259

Actions (login required)

View Item View Item