ANALISIS ASYMMETRIC INFORMATION TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH DAN PENANGANANNYA PADA PT BANK BNI SYARIAH KANTOR CABANG TANJUNG KARANG

Pangestu, Ila (2018) ANALISIS ASYMMETRIC INFORMATION TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH DAN PENANGANANNYA PADA PT BANK BNI SYARIAH KANTOR CABANG TANJUNG KARANG. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (2MB) | Preview

Abstract

Kontrak kerjasama mudharabah sangat rentan terhadap risiko yang disebabkan oleh adanya hubungan principal–agent. Model kontrak semacam ini dimungkinkan terjadinya ketidakseimbangan informasi antara principal (shahibul maal) dan agent (mudharib). Dalam hal ini akan muncullah masalah keagenan akibat dari informasi yang tidak seimbang (asymmetric information) dimana agent mempunyai informasi yang lebih dari pada principal, sehingga agent berpotensi untuk melakukan tindakan penyimpangan. Asymmetric information dapat terjadi dalam dua bentuk yaitu adverse selection dan moral hazard. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana permasalahan asymmetric information yang terjadi pada pembiayaan mudharabah di BNI Syariah KC Tanjung Karang, bagaimana dampak yang ditimbulkan dari permasalahan asymmetric information yang terjadi pada pembiayaan mudharabah di BNI Syariah KC Tanjung Karang, Bagaimana upaya penanganan asymmetric information yang terjadi pada pembiayaan mudharabah di BNI Syariah KC Tanjung Karang. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan hasil dari rumusan masalah yang tesebut di atas. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif. Sumber data pada penelitian ini berasal dari data primer dan data sekunder. Populasi pada penelitian ini adalah 12 nasabah pembiayaan mudharabah dan 3 orang karyawan BNI Syariah Kantor Cabang Tanjung Karang pada bagian Small Medium Enterprise (SME). Penelitian ini menggunakan metode analisa dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil yang penulis temukan yaitu permasalahan adverse selection yang dapat terjadi berupa penyembunyian informasi, karakter nasabah yang sulit diketahui, dan kesalahan dalam analisa. Sedangkan permasalahan moral hazard yang dapat terjadi adalah penyimpangan pada etika dan kontrak, serta penyimpangan terhadap penggunaan dana pembiayaan. Dampak yang ditimbulkan dari permasalahan adverse selection adalah dapat memunculkan risiko gagal bayar sedangkan pada moral hazard dapat menurunkan kualitas pembiayaan sehingga akan berpotensi pada menurunnya nasabah pembiayaan mudharabah. Maka dari permasalahan tersebut dapat dilakukan upaya penanganan dengan melakukan screening, verifikasi, monitoring, dan penerapan etika syariah. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah permasalahan asymmetric information yang terjadi di BNI Syariah KC Tanjung Karang yaitu, masalah adverse selection berupa kesalahan dalam menganalisa oleh pihak bank dan penyembunyian informasi oleh nasabah yang disebabkan karena adanya ketidakseimbangan informasi. Masalah moral hazard berupa penyimpangan terhadap penggunaan dana pembiayaan dikarenakan lemahnya pengawasan dari pihak bank dan kurangnya etika syariah dari nasabah. Dampak negatif yang ditimbulkan pada masalah adverse selection adalah potensi gagal bayar, sedangkan pada masalah moral hazard adalah penurunan kualitas pembiayaan. Untuk mengatasi masalah tersebut pihak bank melakukan upaya penanganan berupa screening, verifikasi, dan monitoring. Kata kunci: Pembiayaan mudharabah, asymmetric information, adverse selection, moral hazard

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 29 Jun 2018 04:05
Last Modified: 29 Jun 2018 04:05
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/3794

Actions (login required)

View Item View Item