TRADISI ZIARAH KUBUR PUYANG DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL KEAGAMAAN DI DESA SUKABANJAR KECAMATAN MUARADUA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN

Wulandari, Yunika (2018) TRADISI ZIARAH KUBUR PUYANG DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL KEAGAMAAN DI DESA SUKABANJAR KECAMATAN MUARADUA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (5MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Sukabanjar Kecamatan Muara Dua Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Penelitian ini mengungkapkan persepsi masyarakat mengenai kubur puyang dan implikasinya terhadap kehidupan sosial keagamaan.Tradisi ziarah kubur adalah adat kebiasan yang dilakukan dengan mengunjungi makam-makam keluarga, sahabat, tokoh masyarakat, ulama, wali dan Nabi dengan tujuan untuk mendo’akan yang ada didalam kubur dan mengambil pelajaran dari peristiwa untuk nasibnya di akhirat kelak. Tradisi ziarah kubur puyang merupakan salah satu tradisi yang dilaksanakan atas dasar ajaran Islam dan kepercayaan Dinamisme yaitu kepercayaan terhadap roh leluhur. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan secara apa adanya mengenai persepsi masyarakat terhadap kubur puyang dan implikasinya terhadap kehidupan sosial keagamaan. Menariknya dalam penelitian ini berbeda dengan tradisi ziarah kubur pada umumnya karena dalam penelitian ini kesakralan dari kubur puyang diwujudkan dalam bentuk penggantian kelambu dan aturan-aturan dalam prosesi penggantian kelambu kubur puyang dan hanya dilakukan pada setiap tanggal 12 bulan 12 Hijriah bersamaan dengan pelaksanaan tradisi sedekah tiuh. Pada hakikatnya ziarah kubur merupakan perbuatan yang dianjurkan oleh Nabi karena dengan berziarah akan meningkatkan ketaqwaan seseorang kepada Allah dengan mengingat kematian. Jenis penelitian ini field research dan mengunakan pendekatan antropologi dan fenomenologi dengan Metode penelitian kualitatif yang bersifat menggambarkan (deskripsi), Observasi dilakukan untuk mengamati kegiatan - kegiatan yang dilakukan masyarakat Desa Sukabanjar dalam tradisi ziarah kubur puyang yang berimplikasi pada kehidupan sosial keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kubur puyang adalah makam yang sakral dan diyakini sebagai makam dari seorang wali Allah sehingga masyarakat meyakini akan adanya karamah wali Allah dan berimplikasi bagi kehidupan sosial keagamaan dibidang sosial masyarakat dan kehidupan keagamaan, seperti meningkatkan kerukunan intern umat Islam di Desa Sukabanjar, meningkatkan motivasi ekonomi umat Islam Desa Sukabanjar, terciptanya harmonisasi sosial masyarakat yang baik di Desa Sukabanjar.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Perbandingan Agama
Depositing User: ADMINLIB PERPUSTAKAAN
Date Deposited: 28 Jun 2018 03:27
Last Modified: 28 Jun 2018 03:27
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/3781

Actions (login required)

View Item View Item