KONSEP PEMIMPIN DALAM ISLAM (ANALISIS TERHADAP PEMIKIRAN POLITIK AL-MAWARDI)

Thamyis, Ahmad (2018) KONSEP PEMIMPIN DALAM ISLAM (ANALISIS TERHADAP PEMIKIRAN POLITIK AL-MAWARDI). Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (1MB) | Preview

Abstract

Masalah pemimpin merupakan sesuatu yang tidak pernah sepi dari pebincangan dari waktu ke waktu. Tidak terkecuali masa lalu, saat ini dan masa akan datang, pembicaraan mengenai pemimpin banyak di bahas dan di analisa dari berbagai sudut pandang, semuanya tergantung dari sisi mana seseorang memandang dan mengulas masalah pemimpin dalam suatu obyek kajian. Sedangkan pembahasan penelitian ini dikaji dari perspektif agama. Penelitian ini didasari pada keprihatinan penyusun dalam melihat kondisi problematika kepemimpinan saat ini, Saat ini banyak sekali pemimpin muslim yang menggunakan Islam sebagai identitas khasnya, tetapi mereka menjadi petualang politik yang tidak berakhlak. Tidak sedikit para pemimpin tampil ke tengah-tengah masayarakat dengan selogan memperjuangkan Islam, dan kaum muslimin, namun bertindak koruptif dan memalukan umat Islam ditengah-tengah public, dengan penelitian ini diharapkan dapat merumuskan karakter ideal seorang pemimpin. Penelitian tentang konsep pemimpin Islam memang sudah banyak, akan tetapi penelitian seputar konsep pemimpina menurut al-Mawardi secara umum jarang ditemui dan jarang diteliti. Metode penelitian ini adalah library research dengan sumber primer berupa buku al-Ahkam as-Sulthaniyah karya Abu Hasan Ali ibn Muhammad al-Mawardi dan referensi sekunder berupa buku-buku, karya ilmiah, artikel dan jurnal yang berkaitan dengan pemimpin. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemimpin Islam di lembagakan untuk menggantikan peran kenabian dalam rangka melindungi agama dan mengatur kehidupan dunia. Kepemimpinan Islam menurut al-Mawardi tidak terletak pada kemasan semata, jika secara praktek telah mengimplementasikan ruh-ruh Islam maka dapat dikatakan sebagai bentuk kepemimpinan Islam. Seorang pemimpin menurut al-Mawardi harus memenuhi tujuh syarat yaitu, pertama, adil, kedua, memiliki ilmu yang luas untuk ijtihad, ketiga, sehat panca indra, keempat, sehat badan (jasmani), kelima, pandai mengendalikan urusan rakyat, keenam, berani dan tegas membela rakyat, wilayah dan Negara dan ketujuh, memiliki nashab Quraisy. Dengan terpenuhinya ke tujuh syarat tersebut diharapkan akan memunculkan karakter ideal seorang pemimpin. Ajaran Islam harus menjadi bagian penting dan strategis untuk dimunculkan, karena dari sanalah cita-cita keadilan, kemaslahatan dan kebenaran akan ditegakkan. Karakter ideal pemimpin Islam menurut al-Mawardi meliputi aspek adil, memegang hukum Allah SWT., toleransi, memiliki pengetahuan, sehat jasmani dan rohani, mempunyai pandangan maju, mempunyai keberanian dan kekuatan serta mempunyai kemampuan dan wibawa.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 20 Mar 2018 04:06
Last Modified: 20 Mar 2018 04:06
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/3389

Actions (login required)

View Item View Item