TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP HAK-HAK PENERIMA SUAKA POLITIK DALAM HUKUM INTERNASIONAL

Arti, Bekti Retno Setyo (2018) TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP HAK-HAK PENERIMA SUAKA POLITIK DALAM HUKUM INTERNASIONAL. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF (Skripsi)
Download (1MB) | Preview

Abstract

Warganegara mempunyai hak yang sama dalam hukum dan pemerintahan, oleh sebab itu tidak boleh ada suatu diskriminasi terhadap hak-hak warganegaranya dan warganegara asing yang sedang melakukan pencarian suaka politik. United Nations High Commission for Refugees (UNHCR) lahir sebagai manifestasi dari situasi serius penanganan pengungsi tahun 1949-an. Suaka politik adalah perlindungan yang diberikan oleh suatu negara kepada orang asing yang terlibat perkara/kejahatan politik di negara lain atau negara asal pemohon. Suaka politik merupakan bagian dari hubungan internasional dan diatur dalam hukum internasional atas dasar pertimbangan kemanusiaan, karena setiap negara berhak melindungi orang asing yang meminta suaka politik. Permasalahan dalam pembahasan ini adalah: Bagaimana hak-hak penerima suaka politik dalam hukum internasional, dan bagaimana tinjauan fiqh siyasah terhadap hak-hak penerima suaka politik dalam hukum internasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hak-hak penerima suaka politik menurut hukum internasional. Mengetahui tinjauan fiqh siyasah terhadap hak-hak penerima suaka politik dalam hukum internasional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan (library research). Penelitian kepustakaan yaitu mencari teori-teori, konsep-konsep, generalisasi yang dapat dijadikan landasan teori bagi penelitian yang akan dilakukan, yang bersifat metode deskriptif analitis, yaitu mendeskripsikan, untuk kemudian dianalisa secara logis, sehingga mendapat kesimpulan terhadap suaka politik tentang hak-hak penerima suaka menurut fiqh siyasah. Kesimpulan dalam penelitian adalah Hak-hak penerima suaka politik dalam hukum internasional meliputi: pemberian izin masuk bagi pencari suaka, perlakuan terhadap mereka dan pemberian status pengungsi karena hal ini merupakan unsur penting dari sistem internasional untuk perlindungan bagi pengungsi. Dan hak-hak penerima suaka politik dalam hukum internasional ini juga sesuai dan tidak bertentangan dengan hukum syari‟at karena sesuai dengan yang ada di dalam fiqh siyasah seperti hak pengamanan harta benda, penyatuan keluarga, perlindungan khusus anak, kebebasan berkeyakinan, tempat tingga yang layak, dan mendapat perlindungan hukum yang adil. Sebagaimana tercantum dalam statusnya, perlindungan internasional yang menjamin HAM pengungsi, terutama dalam memastikan bahwa tidak ada seorang pengungsi pun dikembalikan secara paksa ke negara dimana ia khawatir akan mengalami persekusi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 16 Mar 2018 02:04
Last Modified: 16 Mar 2018 02:04
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/3373

Actions (login required)

View Item View Item