DIMENSI METAFISIK DALAM “TRADISI NEGAK CULUK LANGIK” (Studi di Tiyuh Negeri Besar Kabupaten Way Kanan)

TRIYANA, TAMRIN (2024) DIMENSI METAFISIK DALAM “TRADISI NEGAK CULUK LANGIK” (Studi di Tiyuh Negeri Besar Kabupaten Way Kanan). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB 1 2 DAPUS.pdf] PDF
Download (1MB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI TRIYANA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK DIMENSI METAFISIK DALAM TRADISI NEGAK CULUK LANGIK (Studi di Tiyuh Negeri Besar Kabupaten Way Kanan) Oleh: Triyana Tradisi merupakan warisan yang diwariskan oleh leluhur atau nenek moyang terdahulu dan masih dilaksanakan sampai saat ini, seperti halnya tradisi yang ada di tiyuh negeri besar yakni tradisi negak culuk langik. Tradisi negak culuk langik adalah tradisi yang dilakukan pada saat pembangunan rumah sudah hampir selesai dikerjakan. Dalam tradisi negak culuk langik juga terdapat sarana dan prasarana yang digunakan sebagai media persembahan terhadap sesuatu yang bersifat metafisik (supranatural) oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti dan menganalisis lebih jauh terkait metafisika dan terdapat dalam tradisi negak culuk langik yang dilaksanakan pada masyarakat tiyuh negeri besar kabupaten way kanan. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah; Apa sajakah dimensi metafisik dalam tradisi negak culuk langik dan bagaimanakah kontruksi pemikiran metafisik masyarakat dalam tradisi negak culuk langik di tiyuh negeri besar kabupaten way kanan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) dan bersifat deskriptif kualitatif. Dalam teknik pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian dalam upaya menganalisis data-data yang telah dikumpulkan, penulis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan intrepretasi. Dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kontruksi pemikiran masyarakat adat lampung khususnya pada masyarakat di tiyuh negeri besar, syarat akan nilai-nilai islami karna menjadikan agama khususnya agama Islam sebagai pedoman untuk menjalankan tradisi negak culuk langik dan hal itu juga dapat dilihat dari dimensi�dimensi metafisika yang ada di dalam tradisi negak culuk langik seperti Otonomi korelasi dan kebanyakan kesatuan, Sifat-sifat pengada, Dinamika pengada, Kejasmanian dan Kerohanian, Kegiatan Penyebaban pengada dan Arti dan Nilai Pengada. Kata Kunci : Tradisi Negak Culuk Langik, Metafisika, dan Anton Bakker.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Aqidah Filsafat
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 18 Jan 2024 04:16
Last Modified: 18 Jan 2024 04:16
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/32074

Actions (login required)

View Item View Item