PENGGUNAAN PROGRAM LINEAR PADA STUDI KASUS JUAL BELI BAJU BATAM UNTUK MENGHASILKAN KEUNTUNGAN MAKSIMUM

Heri Apriyadi Lubis , Ucok (2018) PENGGUNAAN PROGRAM LINEAR PADA STUDI KASUS JUAL BELI BAJU BATAM UNTUK MENGHASILKAN KEUNTUNGAN MAKSIMUM. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img] PDF (skripsi)
Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK PENGGUNAAN PROGRAM LINEAR PADA STUDI KASUS JUAL BELI BAJU BATAM UNTUK MENGHASILKAN KEUNTUNGAN MAKSIMUM Oleh: Ucok Heri Apriyadi Lubis Program linear atau biasa disebut juga sebagai optimasi linear merupakan suatu program yang bisa dipakai untuk memecahkan masalah mengenai optimasi. Masalah optimasi linear banyak dijumpai dalam bidang produksi barang, distribusi barang, dalam bidang ekonomi, dan bidang-bidang lainnya yang termasuk ke dalam kajian riset operasional. Seperti halnya dalam jual beli, khususnya jual beli baju batam. Dalam jual beli baju batam ada istilah yang namanya turun hanger dan sortir. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui berapa jumlah barang yang harus di beli jika belanja dengan cara turun hanger maupun sortir agar penjualan menghasilkan keuntungan maksimum. (2) Untuk mengetahui saat kerusakan barang 20% keuntungan maksimum diperoleh dengan cara belanja turun hanger atau sortir. (3) Untuk mengetahui jika keuntungan maksimum diperoleh dengan cara turun hanger, maka disaat kerusakan barang berapa persen harus belanja dengan cara sortir. Penelitian ini bersifat studi literature dengan mengkaji jurnal-jurnal dan bukubuku teks yang berkaitan dengan bidang yang diteliti. Langkah-langkah untuk membandingkan kedua metode tersebut antara lain: (1) Menghitung ROP dan safety stock. (2) Memantau persediaan barang yang masih tersisa. (3) Membuat model matematika untuk barang yang akan dibeli baik dengan cara turun hanger maupun cara sortir. (4) Menghitung keuntungan maksimun dengan cara turun hanger, dengan kerusakan 20% dan 30%. (5) Menghitung keuntungan maksimum cara sortir. (6) Menentukan akan belanja dengan cara turun hanger atau sortir. (7) Membuat algoritma matlab. Metode turun hanger memiliki keunggulan harganya lebih murah sehingga belanja barang juga bisa lebih banyak dengan minimal kerusakan 20%, sedangkan metode sortir memiliki keunggulan lebih pada kwalitas barangnya. Untuk metode turun hanger dengan kerusakan minimal 20% terhadap barang berupa 100 potong jaket dan 150 potong celana mendapatkan keuntungan Rp. 3.800.000, kerusakan 30% dengan jumlah barang 100 potong jaket dan 150 potong celana mendapatkan keuntungan Rp. 2.950.000, sedangkan untuk metode sortir dengan jumlah barang 50 jaket dan 75 potong celana mendapat keuntungan Rp. 3.000.000. Jadi untuk kerusakan barang < 30% keuntungan maksimum diperoleh dengan metode turun hanger, sedangkan saat kerusakan barang diperkirakan ≥ 30%, keuntungan maksimum diperoleh dengan metode sortir. Kata Kunci: ROP, Safety Stock, Turun Hanger, Sortir, Keuntungan Maksimum

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pendidikan Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: MTI, S.Kom Syahperi Wahyuni
Date Deposited: 12 Jan 2018 02:52
Last Modified: 12 Jan 2018 02:52
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/2949

Actions (login required)

View Item View Item