PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONECTING ORGANIZING REFLECTING EXTENDING (CORE) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI KREATIVITAS BELAJAR BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 8 BANDAR LAMPUNG

Putriyana, P (2017) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONECTING ORGANIZING REFLECTING EXTENDING (CORE) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI KREATIVITAS BELAJAR BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 8 BANDAR LAMPUNG. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img] PDF
Download (61MB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Dimana penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik karena proses pembelajaran yang belum mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Rumusan masalah mengadakan penelitian ini adalah (1)apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik antara kelas yang menggunakan model Direct Instruction (DI) dengan kelas yang menggunakan model Pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE), (2) apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis menggunakan model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) pada peserta didik yang memiliki kreativitas tinggi dan rendah, (3) apakah terdapat pengaruh interaksi antara penggunaan model Pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) dengan kreativitas terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain faktorial 2x3. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 8 Bandar Lampung. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yang dipilih dengan teknik acak kelas, yaitu kelas XI IPA 3 merupakan kelas kontrol dan kelas XI IPA 1 merupakan kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, angket, dan dokumentasi. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan sel tak sama dengan taraf signifikasi 5%. Dari hasil analisis diperoleh Fa = 20,304 > Ftabel = 3,991 sehingga H0A ditolak, Fb = 11.595 > Ftabel = 3,140 sehingga H0B ditolak, Fab = 4,442 > Ftabel = 3,140 sehingga H0AB ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik antara kelas yang menggunakan model Conecting Organizing Reflecting Extending (CORE) dengan kelas yang menggunakan model Direct Instruction (DI), (2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis menggunakan model Conecting Organizing Reflecting Extending (CORE) pada peserta didik yang memiliki kreativitas tinggi, sedang, dan rendah, (3) terdapat interaksi antara penggunaan model Conecting Organizing Reflecting Extending (CORE) dengan kreativitas terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Kata kunci: Model Conecting Organizing Reflecting Extending (CORE), Kemampuan Berpikir Kritis, Kreativitas.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pendidikan Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Drs Elzondry Azly
Date Deposited: 29 Dec 2017 07:03
Last Modified: 29 Dec 2017 07:03
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/2799

Actions (login required)

View Item View Item