KARAKTERISTIK TAFSIR KONTEMPORER DI MALAYSIA (STUDI TAFSIR AL-TIBYAN KARYA TUAN GURU HAJI HADI AWANG)

Dui, Zahid Bin Mat (2017) KARAKTERISTIK TAFSIR KONTEMPORER DI MALAYSIA (STUDI TAFSIR AL-TIBYAN KARYA TUAN GURU HAJI HADI AWANG). Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (10MB) | Preview

Abstract

Tafsir al-Qur’an merupakan kegiatan ilmiah yang paling tua dibandingkan dengan kegiatan ilmiah yang lainnya di dalam Islam. Nabi SAW diutus oleh Allah SWT dengan diberikan wahyu sebagai mukjizat untuk mengajak umat manusia beriman kepada Allah SWT. Sebagai seorang utusan Ilahi, Nabi SAW ditugaskan untuk memberi penjelasan terhadap isi kandungan wahyu Ilahi. Penafsiran al- Qur’an berkembang dari masa ke semasa sesuai dengan perkembangan zaman. Setiap pelosok dunia bermunculan karya tafsir yang bermacam-macam bentuk, corak, dan metodenya. Mufassir dari bumi Nusantara juga tidak kalah hebatnya dalam menghasilkan karya tafsir yang berkualitas. Tuan Guru Haji Hadi Awang juga merupakan salah satu di antara ulama’ yang berusaha untuk menjelaskan makna-makna al-Qur’an demi memastikan umat Islam di Malaysia mengetahui pesan-pesan yang terkandung di dalam al-Qur’an. Maka akan timbul persoalan, apakah metode yang digunakan oleh beliau dalam menafsirkan al-Qur’an? Apakah coraknya? Apakah perbedaan Tafsir Al-Tibyan dengan tafsir-tafsir yang lain? Oleh itu penelitian ini akan mencoba untuk membedah karya tafsir ini dari berbagai aspek. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pustaka (library research), yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data yang bersifat kepustakaan, misalnya buku, majalah, naskah, jurnal, kisah, dokumen, dan lain sebagainya. Adapum penelitian ini bersifat “deskriptif” yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan secara komperhensif mengenai suatu yang menjadi pendekatan obyek, gejala atau kelompok tertentu. Metode yang digunakan untuk menganalisis data pada penelitian ini yaitu dengan metode content analysis dan historis. Dalam pengambilan kesimpulan, metode yang digunakan adalah metode deduktif, yaitu suatu pola yang dilakukan untuk mengambil kaidah-kaidah yang bersifat umum, untuk di dapatkan dan di tarik menjadi kesimpulan pengetahuan yang bersifat khusus. Berdasarkan penelitian dari fokus masalah yang peneliti kaji ditemukan kesimpulan bahwa Tafsir Al-Tibyan menggunakan sumber bi ma’tsur disertakan dengan huraian para ahli berdasarkan permasalahan tertentu, metode atau model maudhu’i tahlili yaitu model penafsiran yang membahas secara per surah dengan uraian yang rinci, dan bercorak adabi ijtima’i ittijah siyasi. Kata kunci : Karakteristik Tafsir, Tafsir Kontemporer, Al-Qur’an dan Tafsir Al- Tibyan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Users 516 not found.
Date Deposited: 30 Nov 2017 08:04
Last Modified: 30 Nov 2017 08:04
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/2516

Actions (login required)

View Item View Item