Pengelolaan wakaf tunai oleh aziswa di pondok pesantren ushuludin Lampung Selatan

Alfikri, Ahmad (2017) Pengelolaan wakaf tunai oleh aziswa di pondok pesantren ushuludin Lampung Selatan. Masters thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (743kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (24kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (53kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (189kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (35kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (34kB) | Preview

Abstract

Wakaf adalah salah satu ibadah dalam kajian mualah yang mendapat perhatian sangat baik dalam sistem hukum Indonesia. Ini terbukti dengan lahirnya aturan mengenai wakaf, yakni didahului pada Kompilasi Hukum Islam dan disempurnakan pada Undang-Undang Wakaf yang mengimplikasikan betapa penting dan bermanfaatnya wakaf bagi kehidupan. Dalam aturan tersebut muncul juga istilah wakaf tunai sebagai hasil ijtihad para ulama yang menghadirkan pemahaman bahwa wakaf tidak hanya benda yang tidak bergerak saja, seperti tanah dan bangunan, melainkan harta bergerak juga, seperti uang, kendaraan dan lainnya. Pondok Pesantren Ushuluddin Lampung Selatan adalah salah satu lembaga yang melakukan wakaf tunai. Untuk itulah penelitian ini dilakukan dengan rumusan masalah berupa: Bagaimanakah pengelolaan wakaf tunai di Pondok Pesantren Ushuluddin?Penelitian yang digunakan pada tesis ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang dilakukan dengan mencari data melalui survei lapangan. Sedangkan dilihat dari jenis informasi datanya, penelitian ini termasuk penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang tidak dapat diuji dengan statistik. Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu suatu penelitian yang semata-mata hanya menggambarkan (mendeskripsikan) keadaan dan kejadian atas suatu obyek yang diuraikan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan terdiri atas dua jenis sumber data, yaitu data primer dan data sekunder. Data Primer yaitu data yang diperoleh secara langsung dari sumbernya sehingga dapat memberikan keterangan secara jelas dan nyata tentang kasus yang ada di lapangan, Sedangkan Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh dari sumber yang bukan aslinya memuat informasi atau data-data tersebut. Adapun Metode yang ditempuh dalam mengumpulkan data-data di lapangan dalam penelitian ini terdiri dari tiga macam, yaitu metode pengamatan(observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa praktek wakaf tunai di Pondok Pesantren Ushuluddin Lampung Selatan masih dilakukan secara tradisional atau praktek wakaf tunai yang dilakukan sah menurut Hukum Islam akan tetapi belum tepat menurut undang-undang yang berlaku. Hal ini dikarenakan apabila pengurus AZISWA pondok pesantren Usshuluddin mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku akan membutuhkan waktu yang lebih lama dan memakan biaya yang cukup banyak. Hal yang sangat nampak adalah tidak adanya ikrar wakaf yang tertulis, dan keabsahan Nadzir menurut undang-undang. Peneliti memberikan saran agar kedepannya pelaksanaan wakaf tunai dilakukan beradasarkan aturan yang berlaku agar pengelolaan dana wakaf dapat dilaksanakan seoptimal dan semaksimal mungkin untuk mencapai manfaat wakaf tunai yang diharapkan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Ilmu Syariah dan Hukum Keluarga
Depositing User: Ms. Rohai Inah Indrakasih
Date Deposited: 13 Nov 2017 03:56
Last Modified: 13 Nov 2017 03:56
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/2092

Actions (login required)

View Item View Item