PENGARUH MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING BERBASIS PERFORMANCE ASSESSMENT TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS VII PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Annisa, Desy (2017) PENGARUH MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING BERBASIS PERFORMANCE ASSESSMENT TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS VII PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP. Undergraduate thesis, IAIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (10MB) | Preview

Abstract

Pembelajaran IPA di kelas masih terpusat pada pendidik, pendidik pernah sesekali menempatkan peserta didik dalam kelompok diskusi, namun pembelajaran berkelompok tidak dijadikan pembiasaan dan lebih sering pendidik yang menyampaikan materi pelajaran secara lisan dan penilaiannya hanya sebatas mengerjakan soal-soal yang terdapat pada buku paket. Selain itu keterampilan proses sains di sekolah belum dikembangkan, sehingga perlu suatu usaha untuk mengembangkan keterampilan proses sains peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model guided discovery learning berbasis performance assessment terhadap keterampilan proses sains peserta didik kelas VII pada materi klasifikasi makhluk hidup di SMPN 19 Bandar Lampung 2015/2016. Model guided discovery learning ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menemukan informasi dengan bantuan pendidik. Metode penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan populasi seluruh peserta didik kelas VII. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini acak kelas. Sampel tersebut berjumlah dua kelas yaitu kelas E sebagai kelas eksperimen dan kelas F sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes keterampilan proses sains dan lembar observasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji t independent. Pengolahan data dari hasil uji normalitas dan homogenitas dengan menggunakan dihitung dengan menggunakan program SPSS Versi 17, diperoleh bahwa data hasil tes dari kedua kelas sampel tersebut normal dan homogen sehingga untuk pengujian hipotesis dapat digunakan uji t independent. Menurut hasil penelitian dan pembahasan perhitungan uji t independent diperoleh sig (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,025 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil persentase klasifikasi keterampilan proses sains diperoleh 73,33% pada kategori baik dan 26,67% pada kategori cukup baik. Sehingga model pembelaajaran guided discovery learning berbasis performance assessment berpengaruh terhadap keterampilan proses sains peserta didik. Kata kunci: guided discovery learning, performance assessment, keterampilan proses sains

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pendidikan Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Brama Sari
Date Deposited: 03 Mar 2017 02:29
Last Modified: 03 Mar 2017 02:29
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/201

Actions (login required)

View Item View Item