ABDURRAHMAN WAHID PEMIKIRAN DAN GERAKAN DAKWAHNYA TENTANG PEMBERDAYAAN UMAT

Handayani, Anis (2017) ABDURRAHMAN WAHID PEMIKIRAN DAN GERAKAN DAKWAHNYA TENTANG PEMBERDAYAAN UMAT. Masters thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (705kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (585kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (340kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (448kB) | Preview

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dapat dikonsepsikan sebagai salah satu bentuk dakwah yaitu dakwah bil hal, dakwah yang disertai tindakan. Maka sangat menarik jika melihat bagaimana pemikiran dan gerakan dakwah Abdurrahman Wahid – selanjutnya ditulis Gus Dur. Di Indonesia Gus Dur termasuk salah satu tokoh yang dalam hidupnya sering diasosiakan dengan kata pemberdayaan, karena sangat lekat dengan gerakan penguatan civil society. Menurut Greg Barton, Gus Dur merupakan tokoh yang memiliki kecintaan yang tinggi terhadap Islam dan budaya lokal. Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana pemikiran Gus Dur tentang pemberdayaan umat? (2) Nilai-nilai spiritual apa yang mempengaruhi pemikiran Gus Dur tentang pemberdayaan umat? (3) Bagaimana tingkat keberhasilan pemikiran Gus Dur tentang pemberdayaan umat dalam tataran aplikatif? Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Mengkaji dan menganalisis pemikiran Gus Dur tentang pemberdayaan umat. (2) Mengkaji dan menganalisis nilai-nilai spiritual yang mempengaruhi pemikiran Gus Dur tentang pemberdayaan umat. (3) Memaparkan tingkat keberhasilan pemikiran Gus Dur tentang pemberdayaan umat dalam tataran aplikatif. Penelitian ini merupakan penelitian literatur. Pengumpulan data dilakukan dengan menelusuri pemikiran Gus Dur tentang pemberdayaan umat dari sumber primer dengan membaca karya-karya Gus Dur baik berupa buku, pengantar buku, artikel, jurnal dan opini yang ditulisnya di media masa. Dan sumber sekunder yaitu dokumen yang secara tidak langsung berkaitan dengan Gus Dur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Gus Dur tentang pemberdayaan umat ditopang oleh akar pemikiran yang kuat tentang ke-Islaman, kenegaraan, dan kemanusiaan. Pemikiran ini mengacu pada dua dimensi penting, yakni sufisme dan pribumisasi Islam. Dua hal ini menjadi corak pemikiran Gus Dur dalam mencurahkan ide-ide pemberdayaan umat yang terejawantah dalam tradisi-tradisi ahlussunnahwaljama’ah dan nilai-nilai keumatan diantaranya humanisme, pesantren, dan kemandirian ekonomi umat. Dapat dipastikan bahwa pemikiran Gus Dur tentang pemberdayaan umat hamper mencakup seluruh dimensi sosial-kemasyarakatan. Dasar pemikiran Gus Dur bila dilacak dari berbagai tulisannya, merupakan karya reflektif yang berkaitan dengan masalah-masalah sosial. Gus Dur mengkritik kesemrawutan social melalui gagasan dan selanjutnya terjewantah dalam dakwahnya yang acceptable (dapat diterima khalayak). Kemudian nilai-nilai spiritual yang mempengaruhi pemikiran Gus Dur ialah tradisi pesantren yang sangat melekat dalam pribadi Gus Dur. Gus Dur sebagai orang pesantren dan dibesarkan di pesantren hingga dewasa tidak pernah melupakan akar amalan-amalan nahdliyah yang melekat di pesantren. Amalan-amalan tersebut misalnya wiridan, tahlilan, shalawatan, tawassul, dan lain sebagainya.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Brama Sari
Date Deposited: 07 Nov 2017 06:49
Last Modified: 07 Nov 2017 06:49
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/1937

Actions (login required)

View Item View Item