Interpretasi ayat-ayat riba dalam persfektif tfsir bayan dan tafsir al mishbah

Latifah, Arif (2017) Interpretasi ayat-ayat riba dalam persfektif tfsir bayan dan tafsir al mishbah. Masters thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (12kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (306kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (157kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (22kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (26kB) | Preview

Abstract

Judul tesis ini adalah Interprestasi Ayat Ayat Riba Dalam Perspektif Tafsir Al Bayan Dan Tafsir Al Mishbah adalah penelitian untuk mengungkap pemikiran Hasby Ashidiqy dalam tafsir Al Bayan dan Quraish Shihab dalam tafsir Al Mishbah yang berkenaan dengan permasalahan riba. Perkembangan zaman dari masa ke masa semakin bertambah pesat, pola kehidupan masyarakat yang ada juga semakin berkembang dengan pesatnya. Permasalahan permasalahan yang timbul dari pola perkembangan kehidupan masyarakatpun semakin bertambah banyak, sebagai contohnya adalah permasalahan yang berkaitan dengan mu’amalah, khususnya terkait dengan masalah riba yang semakin berkembang. Ketentuan dalam al-Qur'an ada yang bersifat umum dan ada yang bersifat khusus, semua nash-nash qath’i penafsirannya berdasarkan kepada syara’ dan tidak ada tempat bagi penafsiran mujtahid, sedangkan ayat-ayat yang bersifat mujmal dan memerlukan interpretasi berpeluang bagi mujtahid untuk mengemukakan ide-ide, seperti ayat-ayat tentang riba. Di dalam al-Qur'an, terdapat sedikitnya delapan ayat yang berkenaan dengan riba, yaitu : QS. 2 : 275- 279, QS 3:130, QS. 4 : 161, QS 30:39. Untuk memahami dan mengetahui petunjuk-petunjuk al-Qur'an seperti masalah riba, harus dipahami sosio historisnya, sehingga tidak hanya bagianbagian asbab an nuzulnya wahyu, tetapi memahami latar belakang makro dan mikro terhadap turunya al-Qur'an. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan beberapa metode, baik metode pengumpulan data, seperti data-data primer maupun data sekunder, juga metode dalam penganalisaan data, yaitu tematik dan analisis deduktif. Sehingga diharapkan dapat memperjelas gambaran umum tentang pendapat Hasby Ashidiqy dalam tafsir Al Bayan dan Quraish Shihab dalam tafsir Al Mishbah yang berkenaan dengan permasalahan riba. Hasby Ashidiqy dan Quraish Shihab sama-sama memberikan solusi pengganti riba dengan zakat, sedangkan dalam menafsirkan riba yang dimaksudkan dalam surat ali imran : 130 adalah riba jahiliyah yang jelas-jelas diharamkan Hasby Ashidiqy dan Quraish Shihab memiliki perbedaan dalam penafsirannya baik dalam mengemukakan pendapatnya maupun metode penafsirannya.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: ADMINLIB PERPUSTAKAAN
Date Deposited: 01 Nov 2017 03:05
Last Modified: 01 Nov 2017 03:05
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/1811

Actions (login required)

View Item View Item