IDENTIFIKASI PROTOZOA USUS DAN BAKTERI COLIFORM DARI BERBAGAI JENIS LALAT DI PASAR PASIR GINTUNG BANDAR LAMPUNG (Sebagai Pengayaan Sumber Belajar Biologi Materi Kingdom Monera dan Kingdom Animalia Pada Peserta Didik SMA Kelas X Semester Ganjil dan Genap)

Rina, R (2017) IDENTIFIKASI PROTOZOA USUS DAN BAKTERI COLIFORM DARI BERBAGAI JENIS LALAT DI PASAR PASIR GINTUNG BANDAR LAMPUNG (Sebagai Pengayaan Sumber Belajar Biologi Materi Kingdom Monera dan Kingdom Animalia Pada Peserta Didik SMA Kelas X Semester Ganjil dan Genap). Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (60MB) | Preview

Abstract

Lalat merupakan jenis Arthropoda yang termasuk ke dalam ordo Diptera. Lalat dapat berperan sebagai vektor mekanis dari protozoa usus dan bakteri Coliform. Penyebarannya melalui anggota tubuh seperti rambut-rambut pada kaki, badan, sayap, dan type mulutnya yang penjilat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2017. Lokasi pengambilan sampel lalat di TPS dan 5 pedagang Pasar Induk Pasir Gintung Bandar Lampung. Tempat pengamatan protozoa usus dan bakteri Coliform yaitu di Laboratorium Balai Veteriner Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi protozoa usus dan bakteri Coliform dari berbagai jenis lalat di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung. Lalat ditangkap dengan metode fly trap. Teknik yang digunakan dalam penelitian protozoa usus yaitu metode apung dengan ditumbuk dan tanpa ditumbuk. Sedangkan metode yang digunakan pada bakteri Coliform yaitu pour plate. Jenis lalat yang diperoleh yaitu Chrysomya megacephala, Musca domestica, dan Lucilia sp. Hasil penelitian pada protozoa usus menunjukkan bahwa tidak ditemukkan protozoa usus pada tubuh lalat baik metode apung dengan ditumbuk maupun metode apung tanpa ditumbuk. Selanjutnya hasil penelitian koloni bakteri Coliform berasal dari sampel lalat yang sama digunakan untuk meneliti protozoa usus. Sampel tersebut berasal dari TPS dan 5 pedagang yang hasilnya positif. Sampel lalat dengan ditumbuk, mengandung jumlah bakteri Coliform yang paling banyak baik dengan media MC maupun EMB, dibandingkan dengan sampel lalat tanpa ditumbuk. Hal ini dikarenakan kemungkinan baik dipermukaan maupun di dalam tubuh lalat tersebut terdapat banyak bakteri. Permukaan tubuh luar lalat merupakan organ yang kontak secara langsung dengan habitat tempat hidupnya. Hal ini memungkinkan banyaknya jumlah bakteri yang dapat terbawa oleh tubuh hewan tersebut, karena tubuh lalat memiliki banyak bulu dan bentuk type mulut penjilat serta terdapat cairan perekat pada kakinya. Sedangkan di dalam usus terjadi berbagai perombakan berbagai bahan makanan yang masuk ke dalamnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pendidikan Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Brama Sari
Date Deposited: 24 Oct 2017 07:23
Last Modified: 24 Oct 2017 07:23
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/1652

Actions (login required)

View Item View Item