PERILAKU ANGGOTA DEWAN DALAM MENJALANKAN FUNGSI SEBAGAI KADER PARPOL DAN WAKIL MASYARAKAT

ABDUL, ROHIM (2021) PERILAKU ANGGOTA DEWAN DALAM MENJALANKAN FUNGSI SEBAGAI KADER PARPOL DAN WAKIL MASYARAKAT. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img] PDF
Download (3MB)
[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK PERILAKU ANNGOTA DEWAN DALAM MENJALANKAN FUNGSI SEBAGAI KADER PARPOL DAN WAKIL MASYARAKAT Oleh ABDUL ROHIM Salah satu ekspektasi wakil masyarakat adalah tersalurkannya aspirasi mereka melalui anggota dewan yang mereka pilih, dengan mekanisme penjaringan dan penyaluran aspirasi. Realitas politik yang berkembang saat ini mengisyaratkan kepada anggota dewan terpilih harus menyerap aspirasi dengan memnfaatkan reses dan saat melakukan kunjungan kerja ke daerah pemilihan (dapil). Anggota DPRD telah melakukan perilaku politik dengan masyrakat meskipun perilaku yang dilakukan tidaklah seperti yang diinginkan, dalam pelaksanaan reses dengan wakil masyarakat, banyak sekali masukan- masukan dari masyarakat yang dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam membuat kebijakan, sehingga kebijakan yang dibuat tepat sasaran dan tepat guna. Ada beberapa permasalahan yang dihadapi dalam melakukan prilaku anggota dewan ini diantaranya berkenaan dengan masalah disiplin menajemen waktu kerja, kurang pahamnya tupoksi kerja, kurangnya penguasaan media informasi dan teknologi. sehingga berdampak bagi anggota dewan dalam prilaku politik yang dianggap tidak aspiratif. Anggota DPRD harus berprilaku dengan baik kepada wakil masyarakatnya karna dengan sisitem politik lokal yang mengakibatkan anggota DPRD dalam menjaankan fungsinya tidak terwujud. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field risearch) yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk mempelajari secara dalam mengenai keadaan latar belakang dan interaksi lingkungan satu unit sosal baik individu kelompok, lembaga atau masyrakat. Menurut sifat penelitiannya ini nbersifat deskriftif, danmenggunakan teknik purpsive sampling yakni teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Adapun informan dalam penelitian ini ialah yang terdiri dari dapil 2 angota DPRD Lampung Selatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prilaku anggota DPRD lampung selatan dalam menjalan fungsi kader parpol dan wakil masyarakat, telah dijalan kan dengan baik telah sesuai dengan peraturan dan mekanisme yang berlaku, dan fungsi anggota DPRD iitersebut dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat sebagai berikut: Anggota DPRD Melakukan rapat kerja, kunjungan kerja, rapat dengar pendapat. Adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku anggota dewan dalam menjalankan fungsi kader parpol dan wakil masyarakatadalah faktor Pendidikan, Pengalaman berorganisasi, dan kedisiplinan terkategori sebagai faktor pendukung, diharapkan dapat dioptimalkan anggota DPRD dalam menunjang kemampuan pelaksanaan tugas dan fungsi sesuai hak yang dimiliki demi kemajuan bersama. Upaya memperbaiki kualitas dan fungsi DPRD dibentuklah suatu kode etik yang bertujuan sebagai patokan atau pedoman tentang sikap dan perilaku yang wajib dipatuhi oleh para anggotanya selama menjabat sebagai anggota DPRD.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pemikiran Politik Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Pemikiran Politik Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 17 Sep 2021 03:47
Last Modified: 17 Sep 2021 03:47
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/15775

Actions (login required)

View Item View Item