STUDI PENGELOLAAN LABORATORIUM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) KOTA BANDAR LAMPUNG

Haris, Abdul (2017) STUDI PENGELOLAAN LABORATORIUM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) KOTA BANDAR LAMPUNG. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (7MB) | Preview

Abstract

Idealnya pengelolaan laboratorium selalu berjalan aktif dalam pembelajaran Biologi sebab, tiga ranah dalam proses pembelajaran Biologi (kognitif, afektif, dan psikomotorik) sekaligus dapat dicapai melalui kegiatan praktikum, namun implementasi kegiatan praktikum di lapangan ternyata masih menghadapi kendala. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pengelolaan laboratorium pembelajaran Biologi di MAN Kota Bandar Lampung. (2) Mengetahui kendala yang dihadapi dalam mengelola laboratorium pembelajaran Biologi di MAN Kota Bandar Lampung. (3) Mengetahui upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala pengelolaan laboratorium pembelajaran Biologi di MAN Kota Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian : (1) Nara sumber atau informan yang terdiri dari Kepala laboratorium Biologi, Laboran, dan Guru Biologi, (2) Arsip dan dokumen meliputi Buku petunjuk praktikum, Program Laboratorium, data lnvevtarisir alat dan bahan praktikum dan administrasi laboratorium Biologi.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, pernyataan angket guru, observasi laboratorium dan studi dokumen. Analisa data dilakukan melalui analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Rata-rata total persentase sekor pengelolaan laboratorium Biologi dalam pelaksanan pembelajaran Biologi di MAN 1 Bandar Lampung dan MAN 2 Bandar lampung berturut-turut adalah sebesar 82% dengan kriteria sangat baik dan 71% dengan kriteria baik. (2) Kendala yang dihadapi dalam pengelolaan laboratorium kedua madarasah tersebut antara lain Kurangnya waktu pelaksanaan praktikum, Pendanaan yang terbatas, dan Keterlambatan preparasi terhadap kerusakan alat. (3) Upaya yang telah dilakukan untuk mengatasai kendala-kendala dalam pengelolaan laboratorium antara lain untuk keterbatasan waktu maka disiasati dengan menambah jam pelajaran, sedangkan keterbatasan dana dari pemerintah digunakan untuk keperluan kecil dan Untuk preparasi biasanya mendatangkan teknisi atau mengantarnya langsung.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pendidikan Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Brama Sari
Date Deposited: 06 Oct 2017 03:43
Last Modified: 06 Oct 2017 03:43
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/1558

Actions (login required)

View Item View Item