ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP KERJASAMA BAGI HASIL DALAM PENJUALAN BATU BIJI BESI

YOLA, KASELIA (2021) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP KERJASAMA BAGI HASIL DALAM PENJUALAN BATU BIJI BESI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG.

[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] PDF
Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Batu biji besi adalah jenis batu yang mempunyai kandungan mineral yang terdiri atas oksigen dan atom besi yang berikatan bersama dalam molekul. Kandungan tersebut merupakan salah satu unsur yang digunakan dalam pembuatan logam, sehingga banyak pembisnis yang tertarik untuk membeli batu biji besi tersebut untuk dijual kembali, salah satu masyarakat Desa Gunung Langgar tertarik untuk membeli lahan batu biji besi, masyarakat yang mempunyai lahan tersebut melakukan kerjasama penjualan batu biji besi dengan sistem bagi hasil. Pihak pertama merupakan pemilik lahan pada usaha penjualan batu biji besi, dan pihak kedua yaitu selaku orang yang bertugas untuk mengelola lahan usaha dalam penjualan batu biji besi tersebut. Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana praktik kerjasama bagi hasil dalam penjualan batu biji besi yang terjadi di Desa Gunung Langgar Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan? Dan bagaimana analisis hukum Islam terhadap kerjasama bagi hasil dalam penjualan batu biji besi yang terjadi di Desa Gunung Langgar Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan? Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui praktik terhadap kerjasama bagi hasil dalam penjualan batu biji besi yang terjadi di Desa Gunung Langgar Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan, dan untuk mengetahui analisis hukum Islam terhadap kerjasama bagi hasil dalam penjualan batu biji besi yang terjadi di Desa Gunung Langgar Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk memperoleh data, penulis melakukan observasi dan wawancara. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), penelitian data maupun informasi bersumber dari lapangan, sampel yang diambil 7 orang yang terdiri dari 2 orang sebagai pemilik modal (lahan) dan 5 orang sebagai penggarap lahan. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan yang penulis dapatkan ialah praktik kerjasama bagi hasil dalam penjualan batu biji besi yang tidak sesuai dengan akad yang telah ditetapkan di awal perjanjian, serta adanya ketidakjelasan dalam pembagian keuntungan yang dilakukan pada salah satu pihak yang berakad yang terjadi di Desa Gunung iiLanggar Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan. Sistem pembagian hasil atau keuntungan tidak sesuai dengan akad yang telah ditetapkan di awal perjanjian atau salah satu pihak yang berakad sudah melanggar syarat sah nya akad. Pada awal perjanjian penjualan pemilik modal dan pengelola modal telah bersepakat melakukan bagi hasil atau nisbah keuntungan yaitu bahwa setiap muatan satu truck batu biji besi pengelola modal akan diberikan persentase hasil yang adil yaitu 50%:50%, namun seiring berjalannya waktu terjadi ketidaksesuaian di mana pemilik lahan tidak menerima hasil yang telah ditetapkan di awal perjanjian. Sejalan dengan kesimpulan diatas, maka bagi kedua belah pihak diharapkan dapat melakukan perjanjian secara tertulis dengan bukti yang nyata, serta untuk pembagian hasil diharapkan bisa lebih adil dan transparan antara pemilik modal dan pengelola modal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 01 Jul 2021 04:06
Last Modified: 01 Jul 2021 04:06
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/14995

Actions (login required)

View Item View Item