PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO, NON PERFORMING FINANCING DAN SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PT. BANK SYARIAH MANDIRI

Muharramah, Ulfah (2017) PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO, NON PERFORMING FINANCING DAN SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PT. BANK SYARIAH MANDIRI. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (927kB) | Preview

Abstract

Keberhasilan perbankan syariah perlu didukung dengan kinerja bank yang baik untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta menjaga kesehatan bank agar tetap kokoh dalam menghadapi setiap perubahan iklim ekonomi. Penilaian kinerja keuangan sangat penting untuk dilakukan terutama penilaian terhadap faktor earnings atau profitabilitas bank yang diukur menggunakan indikator Return On Assets (ROA). Berdasarkan pengamatan rasio ROA BUS di Indonesia memiliki angka yang berfluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio, Non Performing Financing dan Size terhadap kinerja keuangan PT. Bank Syariah Mandiri yang diproksikan dengan ROA. Penelitian ini menggunakan Bank Syariah Mandiri sebagai obyek penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, data yang digunakan merupakan data sekunder yaitu laporan keuangan triwulan yang diperoleh dari website resmi bank. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria Bank Umum Syariah yang mempublikasikan laporan keuangan triwulan selama periode 2009-2016 dan Bank Umum Syariah yang memiliki aset diatas 75 triliun. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu. Uji hipotesis yang dilakukan adalah uji F, uji t, dan koefisien determinasi Adjusted R2 dengan taraf signifikansi sebesar 5%. Berdasarkan periode pengamatan menunjukan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Hasil uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari aturan asumsi klasik. Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa secara simultan variabel CAR, NPF dan size berpengaruh signifikan terhadap ROA Bank Syariah Mandiri dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Sedangkan hasil uji parsial menunjukan bahwa variabel CAR tidak berpengaruh signifikan positif terhadap ROA, sedangkan variabel NPF dan variabel Size memiliki pengaruh yang signifikan dan negatif terhadap ROA Bank Syariah Mandiri. Koefisien determinasi Adjusted R2 sebesar 0,862 atau 86,2% yang artinya bahwa ketiga variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen (ROA) sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tidak terdapat pengaruh CAR terhadap ROA yang disebabkan BSM dalam penggunaan modal lebih berhati-hati dan fokus menjaga likuiditas bank serta BSM juga memperhitungkan kewajiban penyediaan modal minimum sebagai antisipasi adanya risiko-risiko yang akan dihadapi. Sementara varibel NPF memiliki pengaruh yang negatif terhadap ROA dimana tren NPF yang meningkat mengakibatkan penurunan kinerja bank dari sisi ROA akibat pembiayaan bermasalah pada bank. Sedangkan variabel size juga memiliki pengaruh yang negatif terhadap ROA, dimana size yang dilihat dari total aset dimana aset yang dimiliki belum dapat mendorong peningkatan ROA karena adanya faktor-faktor seperti adanya aset dalam bentuk pembiayaan yang bermasalah serta strategi ekspansi usaha yang belum menghasilkan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: ADMINLIB PERPUSTAKAAN
Date Deposited: 25 Sep 2017 03:58
Last Modified: 25 Sep 2017 03:58
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/1419

Actions (login required)

View Item View Item