SISTEM UPAH ILI-ILI TERHADAP PENGALIRAN SAWAH PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Di Desa Saptomulyo Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah)

Anggi, Makhruf (2021) SISTEM UPAH ILI-ILI TERHADAP PENGALIRAN SAWAH PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Di Desa Saptomulyo Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG.

[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] PDF
Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Salah satu kegiatan muamalah yang sering dilakukan adalah upah mengupah (ijarah). Upah adalah pemindahan hak pemanfaatan jasa berupa imbalan yang diberikan kepada pekerja yang telah menyelesikan pekerjaannya. Praktik upah mengupah yang dilakukan di Desa Saptomulyo Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah yaitu kerjasama dalam bidang pengairan untuk menunjang kebutuhan pertanian. Pihak petani memperoleh keuntungan berupa tersedianya air dan pihak jasa pengairan mendapatkan upah 50kg padi/hektar. Pelaksanaan akad ijarah di Desa Saptomulyo Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah terjadi secara lisan berdasarkan saling percaya diantara kedua belah pihak. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana praktik upah ili-ili dalam pengairan sawah di Desa Saptomulyo Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah dan bagaimana perspektif hukum Islam tentang praktik upah ili�ili dalam Pengairan Sawah tersebut. Adapun tujuan dari peneliian ini adalah untuk mengetahui praktik upah ili-ili dalam pengairan sawah di Desa Saptomulyo Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah dan untuk mengetahui bagaimana perspektif hukum Islam tentang praktik upah ili-ili dalam Pengairan Sawah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan, yang bersifat deskriptif analisis, dengan analisis sumber data yaitu data primer yang diperoleh dari wawancara kepada para pengelola petugas ili-ili dan petani sebagai pengguna jasa ili-ili, data sekunder yang diperoleh dari buku-buku yang relevan dengan penelitian.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah beberapa pengelola petugas ili-ili dan beberapa pengguna jasa ili-ili yang menggunakan jasa pengairan sawah atau ili-ili Analisis yaitu dengan analisis kualitatif dengan menggunakan metode cara berfikir induktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa praktik upah ili-ili dalam pengairan sawah di Desa Saptomulyo Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah yaitu dilakukan dengan musyawarah dan akad yang dibuat atas kepercayaan dengan pembayaran upah atas jasa yang ditangguhkan setelah panen padi yaitu sebanyak 50kg padi/hektar dengan menjanjikan akan tercukupi dan terjaminnya ketersediaan air pada proses tanam. Petugas ili-ili menjelaskan hak dan kewajiban dengan tuntutan pembayaran penuh pada akhir panen. Namun dalam penerapan tidak sesuai dengan akad yang telah disebutkan karena banyaknya petani yang menginginkan pengairan sawah. Persfektif hukum Islam pada praktik upah ili-ili dalam pengairan sawah tersebut bahwa kerjasama dalam bidang pengairan merupakan bentuk ijarah. Namun yang dilakukan oleh petugas ili-ili dengan tidak memenuhi prestasi secara sempurna sesuai dengan yang telah diperjanjikan diakad dengan kenyataan yang ada namun dengan pembayaran upah atas jasa secara penuh, maka hal tersebut tidak diperbolehkan dikarenakan dapat merugikan salah satu pihak. Dalam hal ini petani dapat memberikan upah sebagaimana jenis upah seperti upah yang bersifat sepadan atau ajru mitsli dengan mempertimbangkan kerja petugas ili-ili serta sepadan dengan kondisi kerjanya, apabila akad ijarah telah menyebutkan jasa kerjanya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 22 Apr 2021 04:21
Last Modified: 22 Apr 2021 04:21
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/13870

Actions (login required)

View Item View Item