ANALISIS PENERAPAN SURPRISE AUDIT DALAM UPAYA PENDETEKSIAN FRAUD ASSET MISAPPROPRIATION PADA BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH TANGGAMUS

SITI, NUR RODIAH (2021) ANALISIS PENERAPAN SURPRISE AUDIT DALAM UPAYA PENDETEKSIAN FRAUD ASSET MISAPPROPRIATION PADA BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH TANGGAMUS. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG.

[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] PDF
Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Fraud merupakan salah satu resiko yang melekat pada lembaga keuangan dan sangat berpotensi merugikan banyak pihak. Survei yang dilakukan oleh ACE (Association of Certified Fraud Examiner) menunjukkan bahwa Fraud Asset Misappropriation sering terjadi pada lembaga keuangan baik bank maupun non bank. Perbankan merupakan lembaga yang paling sering terdapat Fraud Asset Misappropriation didalamnya. Untuk itu bank Indonesia mengeluarkan surat edaran bank Indonesia No. 13/28/DPNP perihal strategi anti fraud bagi bank umum guna melindungi lembaga perbankan dari bahaya Fraud Asset Misappropriation. Bank pembiayaan rakyat syariah Tanggamus sendiri menerapkan strategi surprise audit untuk pendeteksian fraud. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apasaja strategi pendeteksian Fraud Misappropriation Asset dan untuk mengetahui bagaimana penerapan surprise audit dalam upaya pendeteksian Fraud Misappropriation Asset serta untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan surprise audit dalam upaya pendeteksian Fraud Misappropriation Asset pada bank pembiayaan rakyat syariah Tanggamus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan populasi yaitu seluruh karyawan PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Tanggamus dengan sampel yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode non probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling dan sampel yang digunakan 4 orang. Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan yaitu seluruh data yang dikumpulkan berdasarkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendeteksian PT BPRS Tanggamus terdiri dari whistleblowing system (WBS), surprise audit, dan surveillance system. Surprise audit dilakukan dalam kurun waktu maksimal 2 kali dalam satu bulan dan dilakukan tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu, yang mengetahui informasi akan diadakannya surprise audit hanyalah pihak-pihak yang berwenang atas pelaksanaan surprise audit tersebut. Pengaruh (implikasi) dari penerapan surprise audit adalah member rasa takut dan was-was kepada karyawan sehingga hal ini menyebabkan para karyawan merasa takut untuk melakukan aksi kecurangan atau fraus misappropriation asset dan memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran dapat membantu mendeteksi kesalahan dari karyawan apanila pekerjaannya tidak sesuai dengan standard operating system (SOP) bank. Kata Kunci : Strategi Anti Fraud, Fraud Misappropriation Asset, Surprise Audit.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 09 Apr 2021 04:08
Last Modified: 09 Apr 2021 04:08
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/13697

Actions (login required)

View Item View Item