Pengaruh Pembiayaan Modal Kerja, Pembiayaan Mikro Dan Pembiayaan Qardhul Hasan Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia

MUHAMMAD, SYAHID (2021) Pengaruh Pembiayaan Modal Kerja, Pembiayaan Mikro Dan Pembiayaan Qardhul Hasan Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia. Masters thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img] PDF
Download (1MB)
[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Perkembangan dunia perbankan syariah dekade terakhir ini sangatlah signifikan. Berbagai lembaga keuangan yang notabennya adalah lembaga keuangan konvensional beralih menjadikan dirinya syariah. Oleh sebab itu untuk mempertahankan imunitas perbankan syariah. Berdasarkan Statistik Perbankan Syariah, Bank Syariah dapat dikategorikan baik. Namun disisi lain untuk dapat berdaya saing secara real maka diperlukan berbagai macam produk yang bisa menjamah keseluruh lapisan kebutuhan bisnis. Di Indonesia, jenis usaha dari level mikro, Small Medium Enterprise Retail (SME Retail) sampai berskala komersil sangat berperan sebagai roda penggerak pembangunan ekonomi. Sehingga memungkinkan pangsa pasar perbankan tersebut akan lebih besar karena menjajak dari level dasar hingga masuk ke skala bisnis besar, tentu ini akan menjadikan Lembaga perbankan tersebut menguasai pasar dan lebih dipilih leh masyarakat. Pembiayaan modal kerja jangkauannya meliputi usaha-usaha Small Medium Enterprise komersil sampai dengan retail sedangkan pembiayaan mikro ditujukan pada usaha yang kelasnya mikro dan pembiayaan Qardhul Hasan dipakai ketika penyaluran dua pembiayaan tersebut mengalami kekurangan modal pada akad berjalan.Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan penelitian ini untuk menemukan seberapa besar pengaruh Pembiayaan Modal Kerja, Pembiayaan Mikro dan Pembiayaan Qardhul Hasan Profitablitas Bank Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakaan seluruh Bank Umum Syariah yang terlisting di Otoritas Jasa Keuangan sebagai obyek penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, data yang digunakan merupakan data sekunder yaitu laporan keuangan bulanan dari tahun 2015 sd 2019 yang diperoleh dari website Otoritas Jasa Keuangan tentang Laporan Statistik Perbankan Syariah. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu. Uji hipotesis yang dilakukan adalah uji F, uji t, dan koefisien determinasi Adjusted R2 dengan taraf signifikansi sebesar 5%. Berdasarkan periode pengamatan menunjukan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Hasil uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari aturan asumsi klasik. Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa secara simultan variabel Pembiayaan Modal Kerja, Pembiayaan Mikro dan Pembiayaan Qardhul Hasan berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas Bank Syariah dengan nilai signifikan sebesar 0.000. Sedangkan hasil uji parsial menunjukan bahwa variabel Pembiayaan Modal Kerja berpengaruh signifikan negatif terhadap Profitabilitas Bank Syariah, sedangkan variabel Pembiayaan Mikro dan Pembiayaan Qardhul Hasan memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Profitabilitas Bank Syariah. Koefisien determinasi Adjusted R2 sebesar 0,671 atau 67,1% yang artinya bahwa ketiga variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat pengaruh negatif Pembiayaan Modal terhadap Profitabilitas Bank Syariah Tahun 2015 sd 2019 yang disebabkan Pembiayaan Modal Kerja termasuk jenis pembiayaan yang beresiko tinggi karena menggunakan akad musyarakah sehingga dalam penyaluranya harus lebih berhati-hati dengan memperhatikan berbagai macam aspek dan kendala. Sementara varibel Pembiayaan Mikro dan Pembiayaan Qardhul Hasan memiliki pengaruh yang positif terhadap Profitabilitas Bank Syariah dimana tren ini berpengaruh positif karena menggunakan akad jual beli dan Qardh yang disebabkan t pembiayaan yang minim resiko dibandingkan dengan model bagi hasil sehingga dalam penyaluran Pembiayaan ini bisa ditingkatkan lagi dan bisa dikonversi dengan berbagai macam produk sesuai kebutuhan nasabah agar Profitabilitas Bank Syariah bisa terus meningkat sepanjang tidak keluar dari Banking Quality Sharia karena dalam Islam, tujuan utama para pelaku usaha yaitu mencapai rida Allah demi mewujudkan kemaslahatan hidup bersama Kata Kunci: Pembiayaan Modal Kerja, Pembiayaan Mikro, Pembiayaan Qardhul Hasan, Profitabilitas Bank Syariah ivABSTRACT The development of the Islamic banking in the last decade has been very increased rapidly. Various financial institutions, which are conventional financial institutions, are turning themselves into sharia. Therefore, it is to maintain the existing of Islamic banking. Based on Islamic Banking Statistics, Islamic Banks can be categorized as good. But on the other hand, to be able to be competitive in real terms, it requires a wide range of products that can reach all layers of business needs. In Indonesia, the type of business from the micro level, Small Medium Enterprise Retail (SME Retail) to the commercial scale plays a very important role as a driving force for economic development. As a result it would be from the basic level to sign into large business scale, As a conscequence this will make the banking institution dominate the market and be preferred by the public. Working capital financing covers commercial to retail Small Medium Enterprise businesses, while microfinance is aimed at micro-class businesses and Qardhul Hasan financing is used when the two types of financing experience a lack of capital in the current contract. Based on the above, the researcher want to conduct finding out how much the influence are Working Capital Financing, Micro Financing and Qardhul Hasan Financing to the Islamic Banking Profitability in Indonesia. This study used all Islamic Commercial Banks that are listed in the Financial Services Authority as research objects. This research apllied a quantitative approach, the data used is secondary data, namely monthly financial reports from 2015 to 2019 which were obtained from the Financial Services Authority website regarding Islamic Banking Statistic Reports. The data analysis was used a multiple regression analysis by performing the classical assumption test. Hypothes was examinated the F test, t test, and the coefficient of determination Adjusted R2 with a significance level of 5%. Based on the observation of period revealed that the data was normal distribution. The results of the multicollinearity test, heteroscedasticity test and autocorrelation test were not found break the rules base on the classical assumption. The result of hypothesis examination showed that working capital financing, micro financing and Qardhul Hasan financing variables have a significant effect on the profitability of Islamic banks with a significant value of 0.000 simultaneously. On the other hand, the partial test results evidenced that the working capital financing variable has a negatif significant effect on the Islamic banks Profitability, while the microfinance and Qardhul Hasan financing variables have a positive significant effect on the Islamic banks Profitability. The coefficient of determination Adjusted R2 was gained 0.671 or 67.1%, it mean that the three independent variables effected the dependent variable while the rest was influenced by other factors. The conclusion of this study that there is a negative effect of Working Capital Financing on the Islamic Banks Profitability in 2015-2019 due to Working Capital Financing, which is a high-risk type of financing because it used a musyarakah contract as a result in the lending must be more careful by paying attention to various aspects and constraints. Meanwhile, the Qardhul Hasan Financing and Micro Financing variables have a positive influence on the Islamic Banks Profitability where this trend has a positive effect because it accustomed Murabahah and Qardh contracts. due to, which was effected minimal risk t financing compared to the profit sharing model as a presented the distribution of this Financing can be increased again and can be converted to various kinds of products according to customer needs so that the Islamic Banks profitability can continue to increase as long as they do not leave the Banking Quality Sharia in Islamic Economics. Due to the fact that, the main goal of business actors is to achieve Allah's pleasure to realize the benefits of living together. Keywords: Working Capital Financing, Micro Financing, Qardhul Hasan Financing, Islamic Banks Profitability

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Ekonomi Syariah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 23 Mar 2021 06:07
Last Modified: 23 Mar 2021 06:08
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/13499

Actions (login required)

View Item View Item