DAMPAK PENGEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP KESEMPATAN KERJA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi di Pantai Labuhan Jukung, Kec. Pesisir Tengah, Kab. Pesisir Barat)

Andika, Fitri (2017) DAMPAK PENGEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP KESEMPATAN KERJA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi di Pantai Labuhan Jukung, Kec. Pesisir Tengah, Kab. Pesisir Barat). Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (3MB) | Preview

Abstract

Kabupaten Pesisir Barat adalah kabupaten yang memiliki banyak potensi, salah satu potensi yang potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Pesisir Barat adalah potensi pariwisata.Dimana wisata bahari merupakan jenis objek wisata yang paling tinggi di Kabupaten Pesisir Barat yaitu sebesar 76% yang terdiri dari 31 obyek wisata. Salah satu obyek wisata yang paling terkenal di Kabupaten Pesisir Barat adalah Pantai Labuhan Jukung. Pantai ini merupakan salah satu asset milik pemerintah. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mulai serius dalam melakukan pembangunan obyek wisata ini, terbukti dengan adanya master plan pengembangan Pantai Labuhan Jukung pada tahun 2014. Setelah Pantai Labuhan Jukung dikembangkan maka mulai tumbuh usaha-usaha pariwisata di Kawasan Pantai Labuhan Jukung. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana dampak pengembangan pariwisata di Pantai Labuhan Jukung terhadap kesempatan kerja dan bagaimana pandangan Ekonomi Islam tentang pengembangan pariwisata di Pantai Labuhan Jukung terhadap kesempatan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuibagaimana dampak pengembangan pariwisata di Pantai Labuhan Jukung terhadap kesempatan kerja, dan bagaimana pandangan Ekonomi Islam tentang pengembangan pariwisata di Pantai Labuhan Jukung terhadap kesempatan kerja. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 93 Responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komponen Pengembangan pariwisata terdiri dari atraksi wisata, promosi atau pemasaran, pasar wisata, transportasi, serta fasilitas dan pelayanan wisata. Semua komponen tersebut berpengaruh terhadap pengembangan obyek wisata Pantai Labuhan Jukung. Setelah Pantai Labuhan Jukung dikembangkan peluang/kesempatan kerja di Kawasan Pantai Labuhan Jukung meningkat sebanyak 30 unit usaha dengan peningkatan pekerja sebanyak 66 orang. Ini berarti dengan adanya pengembangan pariwisata di Pantai Labuhan Jukung menunjukan dampak yang positif terhadap kesempatan kerja di Kawasan Pantai Labuhan Jukung. Peluang/kesempatan kerja baru yang dibutuhkan pengunjung namun belum ada di Kawasan Pantai Labuhan Jukung adalah kios yang menjual cindera mata, spa, tempat bilas, toilet, dan rental motor atau sepeda. Pengembangan Pariwisata syariah terdiri dari empat aspek, yakni lokasi, transportasi, konsumsi, dan hotel. Namun pengembangan Pantai Labuhan Jukung belum memenuhi kriteria pengembangan pariwisata syariah, yaitu dari segi transportasinya. Akan tetapi baik pemerintah maupun masyarakat selalu menjaga dan mempertahankan nilai-nilai agama dan budaya setempat. Sedangkan usaha-usaha masyarakat yang ada di Kawasan Pantai Labuhan Jukung telah memenuhi kriteria usaha pariwisata syariah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam
Depositing User: ADMINLIB PERPUSTAKAAN
Date Deposited: 13 Sep 2017 02:34
Last Modified: 13 Sep 2017 02:34
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/1325

Actions (login required)

View Item View Item