KONSEP ULIL AMRI DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-MISHBAH

FITRIANI, MUSLIMIN (2021) KONSEP ULIL AMRI DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-MISHBAH. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img] PDF
Download (1MB)
[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK KONSEP ULIL AMRI DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-MISHBAH Oleh Fitriani Dalam skripsi ini berbicara tentang konsep ulil amri dalam perspektif Tafsir Al-Mishbah , yaitu membahas ayat-ayat yang berkaitan dengan ulil amri yang tertera dalam Qs. An-Nisa‟ ayat 59 dan ayat 83. Ulil amri terdiri dari dua kata yaitu u>li> dan al-amr dari segi bahasa u>li> jama‟ dari kata waliy> yang bermakna pemilik atau yang mengurus serta yang menguasai, sedangkan kata al-amr bermakna perintah atau urusan. Penelitian ini bertujuan menggali makna kata ulil amri dalam Qs. An-nisa ayat 59 dan 83. Untuk mempermudah penelitain ini maka peneliti memberikan pokok permasalahan yang dibahas yakni bagaimana konsep ulil amri menurut M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah dan bagaimana relevansi konsep ulil amri dalam konteks di Indonesia. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research), sedangkan sifatnya penelitian ini termasuk penelitian deskriptif analisis, dalam penelitian ini menggunakan metode tahlili yakni mengumpulkan ayat-ayat yang membahas tentang ulil amri dan kemudian dijelaskan maksud yang terkandung didalamnya dalam menafsirkan sesuai dengan urutan al-Qur‟an. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder, sumber data primer berasal dari kitab tafsir al-Mishbah karya M.Quraish Shihab, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku atau karya ilmiah yang mempunyai hubungan dengan masalah yang diteliti. Sedangkan dalam pendekatan peneliti menggunakan pendekatan dokumentasi, kemudian analisis data peneliti menggunakan teknik deskriptif interpretatif sehingga dapat memperjelas gambaran tentang pendapat Quraish Shihab dalam tafsir al-Mishbah tentang ulil amri. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan beberapa kesimpulan bahwa ulil amri dalam Qs. An-Nisa‟ ayat 59 dan 83 mempunyai makna yang luas seperti seseorang yang mempunyai wewenang, yang berkuasa, amir, ulama, umara‟, ahlul h{alli wal aqdi, panglima perang, para sahabat Nabi saw, hakim, dan seorang pemimpin yang menjadi tempat kembalinya manusia dalam kemaslahatn umum. Menurut Quraish Shihab diartikan sebagai seseorang yang mempunyai wewenang mengatur segala urusan kaum muslim. Ulil amri tidak mutlak dipahami sebagai suatu lembaga yang beranggotakan banyaknya orang, tetapi bisa terdiri dari orang-perorangan yang ia mempunyai hak dan wewenang sah dalam memerintahkan dalam setiap profesinya. Sedangkan relevansi ulil amri dalam konteks di Indonesia ini ulil amri lebih di sebut sebagai seseorang yang menjadi rujukan umat dalam kebutuhan sosial, contohnya seperti pemimpin Negara, ahlul h{alli wal aqdi> atau MPR, para Ulama, dan Orang yang menjadi rujukan atau tempat kembalinya manusia dalam kemaslahatan umum dari setiap profesinya seperti gubernur, wali kota, bupati, serta jabatan lainnya yang mempunyi hak dan wewenang dalam segala profesi yang ia pegang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 08 Jan 2021 03:31
Last Modified: 08 Jan 2021 03:31
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/12853

Actions (login required)

View Item View Item