PERILAKU SOSIAL KEAGAMAAN BURUH TANI (STUDI DESA SRI AGUNG KECAMATAN SUNGKAI JAYA KABUPATEN LAMPUNG UTARA)

MEGA PUSPITA SARI, SAR (2020) PERILAKU SOSIAL KEAGAMAAN BURUH TANI (STUDI DESA SRI AGUNG KECAMATAN SUNGKAI JAYA KABUPATEN LAMPUNG UTARA). Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img] PDF
Download (4MB)

Abstract

Perilaku sosial keagamaan adalah perbuatan melaksanakan ajaran agama yang dilakukan dengan penuh keyakinan dan kesungguhan hati serta di implementasikan di wilayah sosial masyarakat. Masyarakat di Desa Sri Agung ini mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai Buruh Tani yang kesehariannya menghabiskan waktu di ladang. Perilaku Sosial Keagamaan Buruh tani di Desa Sri Agung Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara, untuk perilaku sosial Buruh Tani di Desa Sri Agung masih sangat baik tetapi untuk keagamaan masih kurang dikarenakan faktor ekonomi yang menuntut mereka untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehingga menyebabkan kurangnya kesadaran para buruh tani untuk ikut serta dalam kegiatan keagamaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Perilaku sosial keagamaan buruh tani di Desa Sri Agung Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara dan faktor penghambat buruh tani dalam melaksanakan kegiatan sosial keagamaan yang ada di desa Sri Agung Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang menggambarkan secara objektif perilaku sosial keagamaan buruh tani di desa Sri Agung Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara. Data di peroleh melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya penyajian dan analisis data di narasikan secara deskriptif. Peneliti menggunakan tekhnik purposive sampling dalam memilih subyek-subyek sampelnya, maka sampel penelitian ini adalah kepala desa, tokoh agama 1, tokoh adat 1, sekertaris desa, buruh tani desa Sri Agung 11 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku sosial buruh tani sangat baik dilihat dari kegiatan gotong royong, menjenguk orang sakit, ronda malam, serta tolong menolong yang masih diterapkan hingga saat ini akan tetapi untuk keagamaannya sendiri masih kurang dilihat dari ketika waktu shalat tiba buruh tani masih tetap berada diladang contohnya saja pada waktu shalat Dzuhur tiba mereka menggunakan waktunya untuk beristirahat tidak untuk beribadah sama halnya dengan hari Jum’at hanya sedikit yang datang untuk melaksanakan shalat Jum’at di masjid. Faktor penghambat untuk melaksanakan kegiatan sosial keagamaan itu sendiri adalah rendahnya ekonomi keluarga buruh tani sehingga memaksa mereka menghabiskan waktu untuk bekerja keras agar dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan juga karena tingkat pendidikan mereka yang rendah sehingga mereka tidak mempunyai pilihan lain selain bekerja sebagai buruh tani.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: Najib Ali
Date Deposited: 26 Nov 2020 04:10
Last Modified: 26 Nov 2020 04:10
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/12453

Actions (login required)

View Item View Item