KONSEP HUMANISME ISLAM DALAM PERSPEKTIF BUYA HAMKA DAN AKTUALISASINYA DI INDONESIA

ANDRIADI, and (2020) KONSEP HUMANISME ISLAM DALAM PERSPEKTIF BUYA HAMKA DAN AKTUALISASINYA DI INDONESIA. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
[img]
Preview
PDF
Download (6MB) | Preview

Abstract

Humanisme berasal dari bahasa Latin klasik yaitu humus berarti tanah atau bumi, lalu dari istilah tersebut muncul kata homo berarti manusia dan humanus menunjukan sifat membumi atau manusiawi. Jadi, humanisme dapat diartikan sebagai suatu jalan manusia untuk memahami eksistensinya dalam hubungan dengan kehidupan, juga pemahaman tentang nilai-nilai kemanusiaan bahkan nilai-nilai religius-spiritual. Humanisme dalam Islam merupakan konsekuensi dari kemajuan peradaban, humanisme Islam melahirkan studia adabia yang meliputi kegiatan ilmiah yang terkait dengan filsafat moral (akhlak). Saat ini perkembangan sosial masyarakat kurang mengoptimalkan tujuan daripada humanisme Islam, sehingga belum tercapai ide dan pokok dari humanisme Islam, yang dapat melahirkan nilai-nilai ketauhidan, sikap toleransi dan rasa keadilan dalam sistem sosial kemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana konsep humanisme Islam dan aktualisasinya terhadap sosial kemasyarakatan dan perkembangan pemahaman di Indonesia, dengan kajian humanisme Islam pemikiran dari Buya Hamka. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) yang bersifat deskriptif, menggunakan pendekatan filosofis dan faktual. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara menggali literatur baik dari buku, artikel, atau arsip yang berkaitan dengan tema penelitian. Pada bagian akhir penelitian ini disimpulkan bahwa; humanisme dalam Islam tidak memisahkan dunia kedalam bidang yang berbeda, memberikan kebebasan kepada manusia akan tetapi tetap harus berjalan dengan teologi. Humanisme Islam memiliki beberapa tipe yaitu humanisme literer (tekstual-literalis dan mensubjekkan teks atau literatur yang mengakibatkan sisi historisitas yang bernuansa humanis dekat dengan wacana antropologis menjadi terbuang, tersisihkan). Humanisme religious (sebuah konsepsi yang hendak mengukur ketaatan dalam keberagamaan atau kesalihan seseorang lewat pintu masuk dunia mistik atau tasawuf). Humanism filosofis (upaya menyatukan elemen-elemen dari kedua humanisme, tampa dibedakan oleh disiplin ilmu yang lebih jelas, lebih solider dan lebih metodis terhadap kebenaran antara dunia, Tuhan, dan manusia). Humanism Islam dalam perpsektif Buya Hamka dapat dilihat dari beberapa tema pokok mengenai agama yang dimaknai sangat bersifat humanis, antara lain: konsep tauhid, kesatuan agama, kesatuan manusia, keadilan, dan sikap toleransi. Aktualisasi konsep humanisme Islam dalam perspektif Buya Hamka dapat menjadi mediator dalam perkembangan sosial masyarakat di Indonesia, serta jika diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat, maka dapat menjadikan masyarakat yang hidup harmonis sesuai dengan semboyan Negara Republik Indonesia yaitu bhineka tunggal ika.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah
Depositing User: Najib Ali
Date Deposited: 20 Oct 2020 04:02
Last Modified: 20 Oct 2020 04:02
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/12051

Actions (login required)

View Item View Item