PENGARUH PENILAIAN GCG DAN JUMLAH DPS TERHADAP FINANCIAL DISTRESS BANK UMUM SYARIAH YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016 -2018 DENGAN MODEL BANKOMETER

ELY, KUSMIYATI (2020) PENGARUH PENILAIAN GCG DAN JUMLAH DPS TERHADAP FINANCIAL DISTRESS BANK UMUM SYARIAH YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016 -2018 DENGAN MODEL BANKOMETER. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (1MB) | Preview
[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Bank Umum syariah sebagai salah satu lembaga keuangan yang memiliki fungsi menghimpun dana masyarakat. Dana yang terhimpun, kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat. Bank syariah dalam menjalankan dua aktivitas besar, harus menjalankan sesuai dengan kaidah-kaidah perbankan yang berlaku. Eksistensi bank syariah saat ini kian popular, sebagai lembaga keuangan yang memiliki wewenang melakukan banyak aktivitas,bank syariah dihadapkan pada berbagai macam risiko yang melekat. Risiko yang mungkin terjadi dapat menimbulkan kerugian bagi bank jika tidak dideteksi sedini mungkin. Berbagai risiko tersebut bisa berupa penurunan tingkat kesehatan bank syariah hingga risiko kebangkrutan. Perkembangan industri perbankan syariah yang salah satunya ditandai dengan semakin beragamnya produk perbankan syariah dan bertambahnya jaringan pelayanan perbankan syariah, maka tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dalam industri perbankan menjadi sangat penting untuk dilaksanakan. Good corporate governance menjadi salah satu faktor atau variabel yang digunakan dalam memprediksi financial distress suatu bank. Di Indonesia diterapkan sistem dimana dalam suatu bank terdapat dua pengawasaan, akan tetapi pada dalam bank syariah terdapat tiga diantaranta Dewan Komisaris, Dewan Direksi dan Dewan Pengawas Syariah (DPS). Financial Distress dalam penelitian ini mengunakan model prediksi yaitu model Bankometer. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh penilaian GCG dan jumlah DPS terhadap Financial Distress dengan model bankometer baik secara parsial maupun simultan? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penilaian GCG dan jumlah DPS terhadap Financial Distress dengan model bankometer baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data panel dan metode analisis Fixed Effect Model. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adal 3 Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis regresi data panel yang di olah menggunakan aplikasi Eviews 9. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel peniaian GCG tidak berpengaruh terhadap financial distress dengan model bankometer. Hal ini juga dibuktikan dengan nilai t-statistik sebesar (-1.032509) dan nilai probabilitas sebesar 0.3602 artinya nilai signifikansi > 0.05. Variabel jumlah DPS berpengaruh negatif terhadap financial distress dengan model bankometer. Hal ini juga dibuktikan dengan nilai t-statistik sebesar (-0.411292) dan nilai probabilitas sebesar 0.7019 artinya nilai signifikansi > 0.05. Secara bersama-sama, kedua variabel yaitu penilaian GCG dan Jumlah DPS tidak berpengaruh terhadap financial distress Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan model bankometer. Hal ini dibuktikan dengan nilai F-statistik sebesar 2.149788 dan nilai probabilitas F penilaian GCG dan jumlah DPS sebesar 0.238383 artinya nilai signifiknasi > 0.05.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 23 Sep 2020 03:23
Last Modified: 23 Sep 2020 03:23
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/11821

Actions (login required)

View Item View Item