NASIONALISME TAFSĪR AL-IBRĪZ KARYA BISRI MUSTHOFA

Ahmad Faizun, fai (2020) NASIONALISME TAFSĪR AL-IBRĪZ KARYA BISRI MUSTHOFA. Masters thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
PDF
Download (1MB) | Preview

Abstract

Nasionalisme merupakan salah satu bentuk sikap yang paling nyata ditampakan dalam berkehidupan, Berbangsa dan bernegara. sikap cinta tanah air, patriotisme, dan menjaga persatuan dan kesatuan adalah unsur Nasionalisme yang begitu sangat menjadi penting terlebih lagi tatkala suatu negara ataupun wilayah dijajah dan juga dihuni oleh para imperialis serta kolonis yang ingin mengeruk seluruh kekayaan alam para penduduk pribumi. Kemudian KH Bisri Mustofa yang juga seorang tokoh nasional mempunyai hasrat yang tinggi untuk membebaskan masyarakat dari pengaruh ketertundukan terhadap para kaum kolonis, imperalis, atau penjajah, beliau dengan tafsirnya, yaitu Tafsīr al-Ibrīz Li Ma‟rifati Tafsīr Al-Qur‟ān al-„Azīzi bi-Lugati al-Jawiyyah. Menjelaskan dan berharap bahwa nilai substantif Nasionalisme yang ada dalam Tafsīr al-Ibrīz dapat menjadi cambuk semangat perjuangan masyarakat Indonesia dalam membela hak dan kewajiban mereka. Dalam Tesis ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu pendekatan dengan cara melihat obyek pengkajian sebagai suatu system. Dengan kata lain, obyek kajian dilihat sebagai satuan yang terdiri dari unsur yang saling terkait. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini akan disesuaikan dengan objek permasalahan yang dikaji dengan mengunakan analisis deskriptif yang meliputi dua jenis metode. Metode analisis isi (content analysis) dan metode Sosio-Historis. peneliti juga menyisipkan metode penelitian komparatif dengan analisis kontrastif, dengan maksud untuk mengetahui pendapat ulama‟ lain dalam kitab Tafsirnya tentang ayat-ayat yang memeiliki unsur Nasionalisme dalam AlQur‟ān. Penelitian ini difokuskan pada bagaimana Tafsīr ayat-ayat Nasionalisme dalam tafsīr al-Ibrīz karya pemikiran KH Bisri Mustofa dan juga Bagaimana praktik dan juga implimentasi penafsiran tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sesuai dengan pendekatan tersebut diatas, dapat peneliti simpulkan bahwa penafsiran dan penjelasan KH Bisri Mustofa dalam tafsīr al-Ibrīz terdapat adanya unsur-unsur Nasionalisme, yaitu: patriotisme, cinta tanah air, persetaraan suku, persatuan dan kesatuan, serta pembebasan. Menurut peneliti, Penafsiran dan penjelasan sikap Nasionalisme oleh KH Bisri Mustofa ini, bahwa perjuangan untuk menumbuhkan sikap Nasionalisme tidak melulu hanya berorientasi kepada fanatisme terhadap cinta kepada bangsa dan negara saja, melainkan karena ibadah kepada Allah Swt dan juga untuk mencari ridho-Nya. Pemikiran Nasionalisme KH Bisri Mustofa ini juga selaras dengan penjelasan dan juga penafsiran H. Muhammad Qurish Shihab dalam tafsīrnya Al-Mishbāh (Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur‟ān), Tafsīr Al Munir karya Syekh Wahbah Az Zuhaili, dan juga penjelsan dari Syekh Ismail Haqqi Al-Hanafi Al-Khalwathi dalam tafsīrnya Ruhul Bayān, Nasionalisme yang mengandung perasaan kemanusiaan, persaudaraan dan kemulyaan serta keutuhan bangsa dan negara demi meraih kemerdekaan Pengertian ini sangat suitable dengan kondisi bangsa Indonesia mengingat bangsa ini mempunyai kemajemukan etnis, suku dan bangsa.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Najib Ali
Date Deposited: 08 Sep 2020 03:47
Last Modified: 08 Sep 2020 03:47
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/11704

Actions (login required)

View Item View Item